| Senin, 14 Januari 2008 | SEMARANG |
Hindari Razia, Dua Pemabuk KecelakaanSEMARANG- Dua pemuda yang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor GL 100 bernopol H-6841-MY menderita luka-luka cukup serius karena mengalami kecelakaan pada Minggu (13/1) dini hari pukul 00:15. Keduanya terjatuh dan masuk ke selokan ketika mengendarai motornya dengan kencang di Jl Sultan Agung atau tepatnya di depan Swalayan Hero. Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Polresta Semarang Selatan menggelar razia dengan sasaran mobil dan senjata tajam. Kedua pemuda itu adalah Joko Kristanto (26) warga Parangkusumo XI No 41 Perumnas Tlogosari yang merupakan pengendara. Sedangkan rekannya adalah Yatmoko (20) warga Karangluas RT 1 RW 1 Kemiri Kabupaten Purworejo. Sekitar pukul 00:00, Polresta Semarang Selatan menggelar operasi rutin di depan Mapolresta. Dua pemuda tersebut melintas tanpa mengenakan helm dan melaju dengan kencang. Melihat aksi ugal-ugalan itu, polisi berusaha menghentikannya. Bukannya berhenti, mereka justru memacu kendaraannya dengan kencang dan nyaris menabrak petugas yang sedang bertugas. Rupanya kedua pemuda tersebut takut karena tak mengenakan helm dan motornya protolan sehingga berusaha lari. Namun sial, ketika melintas di tikungan depan Swalayan Hero, Joko tidak bisa mengendalikan laju motornya dan akhirnya masuk ke selokan. Akibatnya kedua kakinya diduga patah, kepalanya bocor, dan badannya penuh luka. Sementara rekannya Yatmoko juga mengalami luka cukup parah di kakinya dan hampir sekujur tubuhnya lecet-lecet. Operasi Rutin Polisi yang mendapat laporan warga segera menuju TKP dan membawa korban ke RS Elisabeth. Ketika ditanya polisi, keduanya mengeluarkan bau alkohol dari mulutnya. Mereka mengaku habis menenggak minuman dengan rekan-rekannya di daerah Karangrejo. Operasi yang diadakan di depan Mapolres dipimpin Kabag Ops Kompol Sudiya, tampak hadir juga Kasat Samapta AKP Sunaryo Slamet dan Plt Kasatlantas Iptu Sukoco. Menurut Kompol Sudiya, operasi tersebut adalah rutin dengan sasaran utama senjata tajam dan mobil pribadi maupun penumpang. "Operasi ini rutin digelar untuk menjaga situasi kondusif di wilayah Semarang Selatan," tutur Kapolresta AKBP Drs Imran Yunus MH melalu Kompol Sudiya. (H23-41) |