| Senin, 14 Januari 2008 | SEMARANG |
Pembahasan SOTK BaruDinas Pekerjaan Umum Dipecah Jadi DuaBALAI KOTA-Dinas Pekerjaan Umum akan dipecah menjadi dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Satu dinas khusus menangani infrastruktur jalan dan jembatan, lainnya menangani persoalan pengairan. Selama ini, semua persoalan itu masuk dalam tugas DPU, yang ditangani melalui subdin-subdin. Hal itu disampaikan Wali Kota Sukawi Sutarip, seusai pelantikan pejabat Pemkot di Aula Lokakrida Gedung Moch Ichsan lantai 8 Balai Kota, pekan lalu. Pelantikan itu ditujukan bagi pejabat eselon III-IV, pengawas TK/SD dan penjaskes SMK, serta para kepala Puskesmas. Kepada wartawan, Sukawi menjelaskan, pemecahan DPU menjadi dua dinas, merupakan bagian dari Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, yang kini masih dalam proses pembahasan. ''Soal namanya dinas apa, hingga saat ini belum ditetapkan karena pembahasan SOTK belum selesai. Mudah-mudahan, bisa segera selesai,'' kata dia. Pemecahan DPU menjadi dua dinas itu, kata dia, merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan menjadi dua SKPD, diharapkan penanganan pekerjaan bisa lebih fokus. Selain SPU, pembahasan SOTK baru juga mencakup rencana pembentukan sejumlah dinas baru. Dinas-dinas baru yang kini tengah digodok, antara lain dinas pengganti Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dinas keolahragaan, dinas sosial, serta peningkatan ''status'' kantor Infokom menjadi Badan Informasi, Komunikasi, dan Kehumasan (BIKK). ''Perubahan status Infokom menjadi BIKK berkait dengan semakin beratnya tugas yang diemban,'' ujar Sukawi. Pergeseran Lurah Sementara itu, pada pelantikan pejabat Pemkot itu, sejumlah lurah dan camat mengalami pergeseran posisi, ada yang dipromosikan, ada pula yang dimutasi ke kelurahan lain. Padahal, belum genap sebulan Wali Kota juga melakukan pergeseran lurah-camat. Camat Gunungpati Endar Winarto menempati posisi baru sebagai Camat Semarang Timur. Dia mengisi posisi yang ditinggalkan, Bima Iriyanto, yang ditempatkan sebagai staf ahli Wali Kota. Posisi camat Gunungpati yang ditinggalkan Endar, kini ditempati Sudarmadji Mulyono, sebelumnya sekcam Gajahmungkur. Sutrisno, yang sebelumnya lurah Banyumanik, dipromosikan menjadi sekcam Gunungpati. Dia menggantikan sekcam Siswanto, yang dimutasi menjadi sekcam Gajahmungkur. Sebagai lurah Banyumanik yang baru, ditunjuk Ngadiyono yang sebelumnya lurah Tinjomoyo. Lurah lain yang bergeser adalah Lurah Pudakpayung Daliman yang bertukar posisi dengan Lurah Pedalangan Maryono. Sejumlah posisi di sekretariat daerah juga ada yang diganti orang luar. Rudi Sasongko, misalnya, dilantik menjadi Kasubag Tata Pemerintahan Pemkel. Sebelumnya dia bertugas pada Dinas Kebersihan. Sejumlah kepala Puskesmas juga mengalami pergeseran posisi. Wali Kota Sukawi Sutarip mengatakan, pergeseran posisi pejabat itu merupakan hal biasa, sebagai bagian dari dinamika organisasi. "Ini dilakukan demi kepentingan organisasi, ada pejabat yang sudah terlalu lama, maka diperlukan penyegaran," kata Sukawi.(H9,H22-41) |