logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Januari 2008 KEDU & DIY
Line

Oknum Nakal Langsung Dipecat

YOGYAKARTA - Jangan main-main dalam pengedaran pupuk. Sebab, jika ketahuan segera dipecat. Dan peringatan itu juga tidak main-main, karena disampaikan langsung oleh Direktur Pemasaran PT Pupuk Sriwijaya (Persero), Bowo Kuntohadi. Sejumlah oknum nakal dan terbukti sudah menjadi korban. ''Kami harus bersikap tegas demikian sebab yang kami pasarkan adalah barang bersubsidi dari pemerintah,'' ujarnya kepada wartawan di Yogyakarta, baru-baru ini.

Jadi jangan main-main, tambahnya. Sebab, lanjutnya, segala sesuatu berkait distribusi produk PT Pusri sudah diatur dan terprogram. Mulai dari produksi dan harga sampai ke keuntungan pengecer ataupun distributor.

Heran

Oleh sebab itu ketika beberapa waktu lalu di wilayah Jateng terjadi kelangkaan pupuk dan harga di atas HET, jajaran BUMN itu heran. Sebab, sebagai perusahaan holding, pada tahun 2007 lalu PT Pusri masih mempunyai stok akhir sebanyak 663.551 ton dari produksi 6.000.286 ton.

Produksi dalam bentuk pupuk Urea, SP 36, ZA, dan NPK sudah diserap untuk sektor pertanian (4.189.270 ton), industri (598.547 ton), perkebunan (592.609 ton), dan ekspor (735.469 ton).

Untuk menjamin kelancaran distribusi, perusahaan tersebut menandatangani pakta integritas dengan organisasi Kontak Tani Nasional Andalan (KTNA) Indonesia. Pada intinya melalui kesepakatan yang ditandatangani November 2007 lalu di Jakarta, kedua pihak sepakat terhadap siapa saja yang terbukti bertindak menyimpang dalam pendistribusian pupuk Pusri akan langsung dipecat.

''Sebelumnya sih cuma diberi peringatan lisan dan tertulis,'' ujar Bowo Kuntohadi didampingi sejumlah stafnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Pemecatan bisa dilakukan terhadap pengecer yang nakal. Misalnya, dengan menaikkan harga untuk mendapatkan keuntungan lebih. (Asril-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA