logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Januari 2008 INTERNASIONAL
Line

Rakyat Yakin Agen Pemerintah Terlibat Pembunuhan Benazir

ISLAMABAD - Sebagian besar rakyat Pakistan yakin bahwa agen-agen atau politikus pemerintah terlibat dalam pembunuhan Benazir Bhutto di Rawalpindi. Namun Presiden Pervez Musharraf sekali lagi menepis kecurigaan itu. Kecurigaan rakyat Pakistan itu terlihat dari survei yang disiarkan Reuters kemarin. Jajak pendpat itu dilakukan oleh Gallup terhadap 1.300 orang dari berbagai wilayah di Pakistan.

Menurut survei itu, 23 persen responden yakin agen-agen pemerintah terlibat dalam pembunuhan pemimpin oposisi Pakistan. Sementara 25 persen mencurigai keterlibatan para politikus pro-pemerintah.

Hanya 17 persen responden menyalahkan militan Talib atau Al-Qaedah. Selain itu, 14 persen responden menuding Washington berada di balik aksi penembakan dan pengeboman yang menewaskan Benazir pada 27 Desember lalu. Sementara 4 persen responden mencurigai keterlibatan India.

Pemerintah menuduh militan Al-Qaedah sebagai pelaku serangan di Rawalpindi tersebut.

Musharraf Membantah

Musharraf membantah tudingan tentang keterlibatan agen atau militernya dalam pembunuhan Benazir. Dia menganggap tuduhan itu hanya lelucon konyol. Dalam wawancara dengan majalah Newsweek, dia mengulangi bantahannya tersebut.

''Saya menolak tuduhan seperti itu. Bahkan saya tidak mau mendengarnya. Saya ini pejabat pemerintah. Sekarang saya balik bertanya, kalau Anda menjadi pemimpin pemerintahan, apakah Anda ingin membunuh orang seperti itu? Jelaslah, tindakan itu tak pernah terpikir oleh kami,'' kata dia.

Musharraf telah meminta kepolisian Inggris untuk membantu menyelidiki pembunuhan Benazir. Namun dia menolak usulan partai Benazir agar kasus itu diinvestigasi oleh tim independen Perserikatan Bangsa-Bangsa.(rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA