| Senin, 14 Januari 2008 | INTERNASIONAL |
Chen Bertanggung Jawab atas Kekalahan PartainyaTAIPEI - Para pemilih Taiwan yang menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan legislatif akhir pekan lalu menunjukkan frustrasi mereka terhadap Presiden Chen Shui-bian, berkaitan dengan kekalahan partainya yang memalukan, kata media massa di negara pulau itu, kemarin. ''Partai Progresif Demokrat (DPP) telah ambruk,'' kata suratkabar United Daily News dalam tajuknya. ''Sebagian besar pemilih menyatakan ketidak-percayaan mereka terhadap Chen. Ini adalah evaluasi terakhir bagaimana sebagian besar pemilih muak terhadap kepemimpinan DPP selama delapan tahun memimpin negeri itu.'' Partai oposisi terbesar, nasionalis Kuomintang (KMT) Sabtu lalu meraih kemenangan mutlak dalam pemilihan parlemen. Hal itu meningkatkan peluang-peluang meraih kursi kepresidenan Maret mendatang, saat para pemilih kembali memberikan suaranya untuk memilih pengganti Chen. KMT dan partai-partai kecil sekutunya meraih 86 dari 113 kursi dan akan tampil sebagai kekuatan baru di parlemen. Hal itu menyebabkan Chen segera mengundurkan diri sebagai pimpinan partai. ''Masyarakat menggunakan suara mereka untuk memberikan pelajaran kepada DPP dan peluang kepada KMT,'' kata suratkabar yang terbit di Taipei, China Times. Menurut koran itu, DPP tidak melakukan hal sebaik biasanya, dalam tradisinya sebagai pusat kekuatan selatan. Mantan perdana menteri DPP, Frank Hsieh, yang diperkirakan mengambil alih kepemimpinan partai Senin ini, saat para pemimpin partai bersidang untuk memilih ketua baru, menghadapi perjuangan makin berat atas calon dari KMT, Ma Ying-jeou, untuk memperebutkan kursi presiden, kata media itu.(ant-26) |