| Senin, 14 Januari 2008 | INTERNASIONAL |
62 Hari Mendayung dengan KayakWELLINGTON - Dua warga Australia menjadi orang pertama yang mendayung dari New South Wales ke Selandia Baru melintasi Laut Tasman dengan kayak. Namun perjalanan sejauh 3.300 kilometer selama 62 hari itu tidak berlangsung sesuai rencana. Angin kencang dan gelombang besar memaksa James Castrission (25) dan Justin Jones (25) membuang harapannya untuk mencapai Auckland. Mereka berlabuh di New Laymouth di sebelah barat Selandia Baru, disambut satu armada kano Maori dan dua botol bir. ''Selandia Baru, terima kasih,'' kata Jones kepada sekitar 2.000 orang yang berkumpul di Pantai Ngamotu menyambut mereka. ''Ini keanehan yang berdarah, namun saya menyukainya,'' tambahnya sambil menenggak bir. Castrission menggambarkan persinggahan terakhir petualangannya sangat menyenangkan. ''Saat kami melihat Gunung Taranaki sekitar 144 kilometer dari laut, kami merasa semua jalan terbentang.'' Kayak yang dirancang khusus oleh dua orang itu dihantam angin kuat saat melintasi Laut Tasman. Hal itu memaksa mereka melewatkan tiga pekan lebih lama dari rencana di laut. Hal itu berarti upaya pemecah rekor itu bukan hanya uji ketahanan namun juga perjuangan hidup, karena suplai makanan dan tenaga mereka habis, kata wartawan BBC di Sydney. Kedua petualang itu agak terhuyung ketika tiba di pantai. Otot-otot kaki mereka kaku karena selama dua bulan terakhir tidak digerakkan secara aktif, namun mereka tampak sehat. Setelah pesta penyambutan di Waltzing Matilda, mereka melakukan tes medis. Castrission dan Jones memberi hormat kepada penumpang kayak lain, Andrew McAuley (Australia), yang hilang saat berusaha melakukan petualangan serupa Februari lalu. Kayaknya akhirnya ditemukan, namun mayatnya tidak pernah diketahui keberadaannya. Kameranya menunjukkan dia berada di wilayah Selandia Baru sebelum hilang. ''Beberapa malam ketika kami berada di luar sana, kami saling berpegangan menghadapi saat-saat sulit.''(bbc-niek-26) |