logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Januari 2008 EKONOMI
Line

Pasar BPD Digerogoti Bank Asing

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) mendorong kelompok Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk menerapkan holding strategic. Langkah tersebut demi mengatasi hambatan yang dihadapi secara internal, sekaligus menghadapi persaingan dengan bank swasta maupun asing yang menggerogoti pangsa pasar BPD.

Hal itu diungkapkan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Haddad di Jakarta akhir pekan lalu. Menurut dia, pangsa pasar BPD di daerah sudah digerogoti bank asing maupun swasta nasional. Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) maupun BPD tidak boleh tinggal diam dan harus membentuk semacam holding strategic. "Melalui cara ini, sesama anggota Asbanda atau BPD bisa saling bantu dan berkoordinasi terkait masalah yang dihadapi," paparnya.

Muliaman menambahkan, holding strategic dapat dimanfaatkan anggota BPD untuk saling berkomunikasi dan bekerja sama dalam beberapa bidang seperti sistem teknologi informasi maupun manajemen. Disamping itu, seluruh masalah BPD dapat teratasi dan mampu bersaing dengan kelompok bank lain.

Walau begitu, sambung dia, BPD mesti mempunyai bisnis model yang diminati dan diperlukan masyarakat. Hal ini bisa saja dipenuhi BPD mengingat sudah mengenal karakter daerahnya masing-masing sehingga diyakini lebih mudah memasarkan kredit andalannya, termasuk produk (kredit) lain yang bisa menunjang bergeraknya sektor riil di daerah.

Selain itu, tambah dia, BPD harus menyiapkan diri agar mampu bersaing dalam kompetisi nonbunga. Sejumlah nilai penting yang patut mendapat perhatian antara lain BPD mampu meningkatkan manajemen risiko dan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).(bn-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA