| Senin, 14 Januari 2008 | BUDAYA |
Menikmati DJ Kelas DuniaIBARAT pemanasan, selang setengah jam lebih, usai menyeruak ke atas panggung, musik electro, minimal tech hingga progressive house yang dibabar Timothy Raw barulah mengentak. Selepas pukul 01:00, Sabtu (12/1), suasana benar-benar dapat dikuasai DJ asal Belanda itu. Padahal di awal-awal penampilannya, Timothy terlihat kalem-kalem saja. Musik yang dimainkan pun terdengar datar. Tapi tidak setelah setengah jam dia menderaikan kepiawaiannya. Hugo's Cafe Semarang yang dipadati sekitar 500 pengunjung dibuatnya gegap gempita. Teriak histeris dan ingar bingar tampak jelas mengiringi DJ yang tengah sibuk menunjukkan kebolehannya itu. Sungguh, benar-benar meriah. Ya, dalam perhelatan "Club Sandwich with DJ Timothy Raw" yang mendapat sokongan sepenuhnya dari Clas Mild Event itu, DJ kelahiran Amsterdam 9 Juni 1988 tersebut mampu menjadi pemantik kehisteriasan pengunjung yang sebagian besar anak muda. Pemuncak Lihatlah, dia dengan mudah mengajak pengunjung untuk bergoyang mengikuti alunan musik techo yang dia mainkan. Goyangan badan, kaki, dan tangan tampak jelas selama tiga jam Timothy unjuk gigi. Boleh jadi, DJ yang pernah menorehkan namanya dalam "The Twstd Contest" usai menjawarai The Biggests DJ Contests of Holland 2006 itu menjadi pemuncak perhelatan. Bagaimana tidak, tatkala dia beraksi pengunjung dibuatnya terlena. Dia menunjukkan kelasnya. Timothy lihai meramu peranti seperti turntable, mixer, CD player, laptop, sampler dan drum machines sehingga acap menaikkan andrenalin siapa saja yang mendengarnya. Wajar, sebab selain mempunyai jam terbang yang cukup tinggi, sederet penghargaan telah dibukukannya. Terlebih semenjak dia mempelajari dan mendalami dunia DJ ketika duduk di bangku sekolah menengah. Timothy telah melanglang buana. (Fahmi Z Mardizansyah-45) |