logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Januari 2008 BANYUMAS
Line

Anthurium sebagai Mahar Pernikahan

TANAMAN hias terus diburu para pencintanya. Tak jarang orang rela merogoh kocek puluhan juta untuk mendapatkan tanaman hias idamannya. Mereka juga berburu ke berbagai tempat untuk memiliki tanaman yang memikatnya.

Seperti Hirsom Untung Waluyo (31) warga Kabupaten Pemalang yang ditemui pada Banyumas Agro Expo di halaman Gedung Kesenian Suteja Purwo-kerto, Minggu (13/1). Pada hari pertama kegiatan yang dilangsungkan hingga 27 Januari mendatang, dia dari Pemalang bersama istri dan dua anaknya khusus untuk mencari tanaman sebagai tambahan koleksinya. ''Selain membeli dari pameran, saya juga mendapat dari barter dengan teman dan saudara,'' katanya.

Hirsom bukan jenis kolektor gila-gilaan yang berani membeli tanaman pencuri hati berapa pun harganya akan dibayar. Jika harga dianggap tidak sesuai, ia cenderung membeli bibit atau tanaman yang masih kecil. Seperti yang ditawarnya saat itu.

''Disamping harganya lebih murah, ada kepuasan tersendiri kalau bisa sampai besar,'' ujarnya.

Sudomo (25) penjual di stan Chanabury Nursery dari Magelang menuturkan, harga komoditas ini fluktuatif. Biasanya dipengaruhi oleh tren yang sedang berlangsung. Dia mencontohkan, anthurium dengan jenis Gelombang Cinta kini kalah dengan anthurium jenis Black Beauty yang cenderung lebih diminati para pengunjung. Anthurium jenis Black Beauty dengan tiga daun dan tinggi 10 cm dalam pot berdiameter 12 cm. Penjual membandrolnya dengan harga Rp 500.000. ''Black Beauty yang tingginya 60 cm sekitar Rp 150.000.000 sementara Gelombang Cinta dengan ukuran yang sama Rp 10.000.000,'' tuturnya.

Tidak hanya untuk koleksi pribadi, ada juga orang yang membeli untuk dijadikan sebagai hadiah kepada rekan bisnis dan saudara, lebih unik lagi digunakan untuk mas kawin. Seperti kata Yudho Arvino (22) sambil menunjukkan Anthurium Rafles dengan harga Rp 20.000.000, tinggi sekitar satu meter telah dipesan oleh orang untuk mahar pernikahan.

''Yang ini tidak untuk dijual karena sudah dipesan orang untuk mas kawin. Tinggal yang ukurannya lebih kecil harganya Rp 12.000.000'' ujarnya. (Aniek Hadi Puspitosari-55)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA