| Senin, 14 Januari 2008 | BANYUMAS |
Panwas Panggil Pengelola MediaPURWOKERTO - Pengelola media cetak dan televisi serta tim sukses calon bupati Banyumas, Senin siang (14/1) akan dipanggil Panwas pilbup di kantor Panwas Jalan Masjid, Purwokerto. Media yang akan dipanggil Panwas untuk klarifikasi yaitu Harian Suara Merdeka, Radar Banyumas dan Banyumas TV. Dalam pertemuan itu, Panwas juga akan memanggil tim sukses empat calon bupati yang selama ini memasok bahan-bahan pemberitaan di media dan siaran di televisi lokal.''Materi yang akan dibicarakan menyangkut pemberitaan di media cetak dan elektronik yang tidak berbau kampanye,'' jelasnya. Berdasarkan kajian yang dilakukan Panwas, berita dan artikel yang dimuat di koran masih dapat dikategorikan berisi ajakan untuk mendukung calon bupati. Panwas berharap agar berita dan artikel bisa netral dan tidak berisi kampanye calon bupati. Kegiatan calon bupati yang ditayangkan di televisi lokal, menurut Edi Romadlon narasi laporannya juga masih dapat dikategorikan sebagai kampanye. Narasi laporannya seperti mengajak kepada masyarakat untuk mendukung calon bupati yang kegiataannya ditayangkan televisi. ''Ada calon bupati yang mengunjungi masyarakat, dan diakhir kunjungan saat pamit meminta doa restu kepada orang yang dikunjungi. Permo-honan doa restu ini dapat ditafsirkan sebagai minta dukungan,''ungkapnya. Kegiatan calon bupati yang di muat media cetak dan menampilan foto pasangan calon, dalam pandangan Panwas termasuk kampanye.''Kalau memang foto calon bupati dan wakilnya itu sudah kampanye, tapi kalau hanya foto calon bupati atau wakilnya saja itu bukan kampanye,''tegasnya. Kegiatan Panwas juga mengadakan pelatihan terhadap Panitia Pengawas Lapangan (PPL) tingkat desa. Di tiap desa ada satu orang PPL, berarti dalam pilbup ini ada 351 orang PPPl, dalam menjalankan tugasnya gaji PPL Rp 50 ribu/bulan, dan uang jalan Rp 75- ribu sampai Rp 100 ribu untuk tiap 45 kilometer. (G22,in-55) |