| Sabtu, 12 Januari 2008 | PANTURA |
Kenalkan Produk Tegal lewat Misi Dagang di IndiaTEGAL - PT Asaputex Jaya dalam waktu dekat ini akan mengikuti pertemuan internasional Partnership Summit 2008 dan misi dagang di Kota Guargaon Haryana State, New Delhi, India yang diadakan oleh Departemen Perdagangan RI. Menurut Direktur Utama PT Asaputex Jaya Jamaludin Ali Alkatiri, kegiatan ini akan berlangsung pada 16-18 Januari. Kegiatan ini dipimpin oleh Menteri Perdagangan RI Marie Elka Pangestu, dan diikuti 27 perusahaan lainnya. Pada misi dagang yang diadakan oleh Departemen Perdagangan RI itu, selain bersama beberapa perusahaan yang mengikuti, antara lain PT Indorama Textile yang bergerak di bidang tekstil, dan benang, Garuda Food di bidang makanan, PT Tripar Multivsion Plus di bidang perfilman, Dexa Medica di bidang farmasi, juga International Jatropha Organization di bidang biodiesel. Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan acara Confederation of India Industry (CII) International Partnershp Summit 2008 yang merupakan acara pertemuan bisnis di India, dan akan dihadiri oleh sejumlah pengusaha multinasional, serta kurang lebih 1.000 pengusaha terkemuka di India yang 40 persennya berasal dari sekitar 25 negara. ''Kami nanti akan mengadakan temu bisnis antara pengusaha Indonesia dan pengusaha India untuk upaya menjalin kerja sama, guna membangun kemitraan, serta mencari terobosan dalam membangun business networking secara bersama yang akan dihadiri CII dan Federation of Indian Chambers of Commerce and Industry (FICCI),'' jelas Jamal. Meningkat Menurut peraih penghargaan Primaniyarta tahun 2006 itu, total perdagangan Indonesia dengan India pada tahun 2006 mencapai US $ 4,8 miliar, meningkat jika dibandingkan pada tahun 2002 yang sebesar US $ 1,94 miliar. Sedangkan untuk ekspor non migas, Indonesia ke India pada tahun 2006 tercatat US $ 3,33 miliar meningkat dari tahun 2005 yang sebesar US $ 2,87 miliar. Dalam kegiatan tersebut, menurut Jamal, perusahaannya yang bergerak di bidang tekstil, sarung, benang dan printing di Kota Tegal akan memperkenalkan produk sarung yang sudah disukai oleh konsumen di India. Menurut dia, sementara ini masyarakat India mengenal produk sarung putih produksi pabriknya justru dari pengusaha Malasyia. (H45-15) |