logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 11 Januari 2008 PANTURA
Line

Permukaan Air Laut Randusanga Naik

  • Sejumlah Desa Sering Tergenang Rob

BREBES - Permukaan air laut di Desa Randusanga Kulo Kecamatan Brebes, mengalami kenaikan hampir 50 centimeter. Jika beberapa tahun lalu, permukaan pantai di atas 1 meter dari daratan, sekarang tinggal 0,65 centimeter.

Kondisi ini menyebabkan wilayah desa di pesisir pantai utara itu sering tergenang rob. Bahkan air laut yang masuk Sungai Sigeleng, yang semula hanya 500 meter, sekarang mencapai tujuh kilometer.

"Masuknya air laut ke Sungai Sigeleng membawa endapan lumpur cukup besar, dan hampir setiap tahun terjadi sedimentasi di muara sungai," kata Ymt Kasubdin Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, H Samlawi ST, kemarin.

Menurut Samawi, besarnya sedimentasi di muara sungai membawa problem tersendiri. Karena kalau tidak rutin dikeruk, aliran air dari hulu sulit mencapai muara. Padahal, aliran sungai Sigeleng banyak dibutuhkan petani di sekitarnya. Baik untuk pengairan tanaman padi, bawang merah maupun usaha peternakan bebek sepanjang pinggir sungai tersebut.

Pada tahun anggaran 2007, pemerintah kabupaten menyediakan anggaran sampai Rp 6,5 miliar untuk normalisasi sungai. Anggaran tersebut terbagi 25 paket pekerjaan. Termasuk perbaikan saluran dan irigasi yang ke arah sungai Sigeleng.

Kondisi sebelum dinormalisasi, air laut masuk ke Sigeleng sampai tujuh kilometer ke selatan. Hal ini berdampak pada sulitnya sistem pembuangan air dari anak sungai.

Air yang biasanya lancar mengalir ke Sigeleng menjadi mampat, dan berakibat warga yang tinggal di sekitar Kelurahan Limbangan Kulon, dan sebagian Kelurahan Limbangan Wetan terkena banjir.

Berkaitan upaya ini, pihaknya meminta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di aliran Sigeleng. Karena sampah ini akan menyumpat aliran air ke muara.(wh-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA