logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 11 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

Klinik Golf SOGC Junior Andalkan Pelatih Asing

SEMARANG- Golf adalah olahraga yang mengandalkan kejujuran karena diri sendiri yang dilawan. Karena itu, dibutuhkan pengelolaan diri, emosi, dan pikiran untuk bisa bermain golf dengan baik. Selain itu, ada etika, aturan, dan teknik bermain yang harus dipatuhi para pegolf.

Itulah keterangan Tony Blacker, pegolf bersertifikat pro yang berasal dari Brisbane, Queensland, Australia. Tony diakui sebagai pelatih yang punya spesialisasi mendidik pemain yunior. Dia menjadi andalan utama klinik golf di Semarang yang khusus ditujukan untuk para pegolf yunior.

Bernaung di bawah bendera SOGC Junior, wadah tersebut diperuntukkan bagi talenta-talenta muda. Para orang tua yang menginginkan anak mereka berlatih secara profesional juga tak lagi kesulitan mencari wahana yang tepat.

"Klinik golf yunior di Indonesia terhitung langka. Karena itu, kami berupaya mengelolanya sebaik dan seprofesional mungkin," kata Ketua SOGC Junior Mantjik Rusli, kemarin.

Rusli yang didampingi Wakil Ketua Harry Tampi serta Ketua Bidang Umum dan Perlengkapan Surya Saputra optimistis klinik tersebut dapat berkembang pesat. Pasalnya, olahraga golf saat ini semakin populer, khususnya di Jateng.

"Pendirian klinik ini adalah lanjutan dari turnamen khusus yunior. Kami juga telah beruji coba selama sebulan dengan meminta Tony melatih sekitar 12 anak. Sekarang peserta Klinik Golf SOGC Junior telah berkembang menjadi 30 anak," imbuh Harry.

Menurutnya, klinik tersebut mempersiapkan peralatan sesuai standar permainan golf profesional untuk mendukung pelatihan yang maksimal. Di bawah asuhan Tony, anak-anak di Klinik Golf SOGC Junior diajari bahwa bermain golf tak sekadar memukul bola menuju hole.

Kepada mereka ditanamkan bahwa bermain golf juga melibatkan hati dan pikiran.

"Dengan permainan golf yang sebenarnya, melatih mereka bermain strategi, mengatur emosi, dan melatih otak kanan yang akhirnya bisa meningkatkan kecerdasan," jelas Harry.

Klinik itu saat ini disebutnya bisa diakses dengan bebas, sehingga anak-anak berkesempatan belajar golf sejak dini. Mengingat olahraga itu bisa diajarkan pada anak mulai usia 3 tahun dan akan disinkronkan dengan program Golf to School.

"SOGC Junior berlatih di Gombel Golf Driving Range. Untuk tahap kedua akan menambah jam latihan dengan merekrut peminat golf yang baru dan mulai berlatih pada Februari," ungkap Harry.

Dukungan atas klinik tersebut juga disampaikan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Menurut Wakil Kepala Dinas, Drs Abu Syairi MPd, pihaknya mendukung usaha SOGC Junior memajukan olahraga golf di kalangan yunior. (78)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA