| Jumat, 11 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Ingin Amankan Tiket JudoBANDUNG- Tim judo Jateng ingin mengamankan jatah tiket para atletnya dalam partisipasi mereka di Kejurnas Judo Piala Kartika 2008 di GOR C'tra Arena Bandung, 10-13 Januari, agar bisa tampil di PON 2008. Dari sepuluh pejudo andalan provinsi ini, seluruhnya masih berada di perbatasan zona aman dengan menempati posisi terakhir dari peringkat yang disyaratkan. "Pejudo-pejudo kita memang sudah lolos semua ke PON, tapi masih berada di zona bahaya. Yang diikutkan ke PON adalah pejudo yang masuk delapan besar di setiap kelas. Sepuluh pejudo Jateng ada di ring itu karena menempati urutan 7-8. Posisi ini yang harus diperbaiki di sini," tandas pelatih judo Jateng Amin Pambudi di sela-sela Kejurnas, kemarin. Dari sepuluh pejudo, tujuh di antaranya adalah atlet putra, yakni Asrori yang turun di kelas 60 kg, Fendy Suryanto (66 kg), Andy Nugroho (73 kg), Sudoyo Hermawan (81 kg), Kresna Bayu (90 kg), Aryanto (100 kg), dan Ary Purnawan (+100 kg). Di bagian putri yakni Endang Sri Lestari (57 kg), Vera Saraswati (63 kg), dan Lita Theresia (78 kg). Poin Nasional Khusus Kresna, pejudo andalan Indonesia itu bahkan turun di Kejurnas dengan modal tak memiliki poin nasional. Jika ingin lolos ke PON, dia harus unjuk gigi dulu melewati tahapan pertandingan di matras GOR C'tra. Perolehan angkanya selama mengikuti kompetisi judo di luar negeri tak masuk dalam hitungan. "Kedengarannya kan wagu, dia dapat tugas tanding di luar negeri tapi poinnya tidak dihitung," jelas Amin. Piala Kartika 2008 dibuka KSAD Jendral Agustadi Sasongko Purnomo, kemarin. Kejurnas yang sekaligus kualifikasi PON tersebut diikuti 25 pengda PJSI. Kejuaraan tersebut mempertandingkan tingkat yunior dan senior. (dwi-78) |