| Jumat, 11 Januari 2008 | OLAHRAGA |
Taufik Incar All EnglandJAKARTA- Meski sederet prestasi sudah diraih, ada satu hal yang masih mengganjal dalam hati Taufik Hidayat. Dia belum pernah menjadi kampiun di ajang All England. Inilah satu-satunya turnamen yang belum pernah ditaklukkannya. ''Tahun ini, saya ingin mencapai puncak penampilan di All England,'' katanya. Berbagai gelar juara memang sudah disandang Taufik. Di antarnya juara dunia 2005, medali emas Olimpiade 2004, juara Asia 2007, juara Asian Games 2002 dan 2006, serta enam kali juara Indonesia Terbuka. Tapi, suami Amy Gumelar itu belum menjuarai All England, turnamen tertua di dunia dan sarat gengsi. Dorongan motivasi memang cukup besar. Pebulu tangkis asal Pangalengan, Jabar, tersebut berharap momentum kemenangan emas SEA Games 2007 terus tertata hingga saatnya All England, Maret mendatang. ''Saya merasa jauh lebih rileks. Dulu beban untuk selalu juara dalam setiap turnamen terus menghampiri. Sekarang beban itu terbagi setelah ganda campuran dan ganda putra mulai memperlihatkan prestasi,'' terangnya. Pada pertengahan Januari, Taufik akan mengikuti Malaysia Super Series. Tak ada target optimal kendati rival utamanya Lin Dan menarik diri dari turnamen berhadiah 125.000 dolar AS itu. "Saya berupaya mempertahankan poin agar tetap masuk ke Olimpiade. Syukur kalau juara, namun saya ingin mencapai puncak penampilan di All England," tegas Taufik. Menurutnya, sekalipun Lin Dan tidak bermain, persaingan antarpartisipan tetap berat. Di Malaysia, jika sukses melewati adangan Park Sung-hwan (Korsel), Taufik kemungkinan berjumpa rekannya sesama pemain Pelatnas Cipayung, Simon Santoso, di putaran kedua. (D3-78) |