logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 11 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

Ridwan dan Maman Dipertahankan

SEMARANG- M Ridwan dan Maman Abdurahman bakal kembali berseragam PSIS pada musim depan. Mereka jadi prioritas manajemen dalam perekrutan pemain. Menurut Manajer Tim Yoyok Sukawi, kemampuan dua pemain timnas itu dinilai di atas rata-rata. Kontribusinya untuk pasukan ''Mahesa Jenar'' musim lalu dinilai besar.

Ridwan merupakan pemain hasil binaan klub lokal Semarang. Pria yang akrab disapa Tong Eng itu bisa dimainkan di beberapa posisi seperti sayap kiri, sayap kanan, dan gelandang serang. Hal tersebut menguntungkan PSIS lantaran pelatih punya banyak pilihan pemain dalam mendukung taktik yang dugunakannya.

Sedangkan Maman menjadi palang pintu pertahanan. Mantan pemain Persijatim itu bisa bermain sebagai libero, bek tengah maupun stoper dalam pola 3-5-2 ataupun 4-4-2.

''Yang lebih penting lagi, mereka punya loyalitas tinggi terhadap PSIS,'' katanya.

Pembentukan tim musim depan memang baru dilakukan Maret atau April. Namun, Ridwan dan Maman akan menjadi bagian dari tim yang diidamkan Yoyok.

Pria bernama lengkap Alamsyah Satyanegara itu ingin membentuk tim seperti saat Mahesa Jenar ditangani pelatih Bambang Nurdiansyah pada Liga Indonesia 2005. Saat itu, anak-anak Semarang menduduki peringkat III.

Pemain Muda

Pasukan yang diinginkan Yoyok terdiri atas pemain muda dan bertalenta. Mereka tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tapi juga kolektivitas tim. Permainannya kompak dan solid sehingga saat menyerang maupun bertahan sama baiknya.

''Tim musim depan akan dipenuhi pemain muda. Tentu saja, pemain muda yang sudah jadi, didukung pemain lokal Semarang,'' tutur Yoyok.

Untuk mendapatkan personel berkualitas, diakui perlu dana besar. Karenanya, saat ini manajemen fokus pada penggalangan dana. Sektor yang akan digali di antaranya dari sponsor dan penjualan tiket terusan.

Manajemen sudah memasukkan proposal kepada beberapa perusahaan. Bahkan, presentasi tentang PSIS di depan manajemen perusahaan telah dilakukan. Namun, hingga kini belum ada jawaban.

Pada umumnya perusahaan-perusahaan itu masih ingin mengetahui gambaran tim musim depan, seperti pemain yang direkrut, target di Liga Indonesia, dan keuntungan yang didapat jika jadi sponsor.

''Sponsor akan berjalan efektif pada Maret. Saat ini masih dalam tahap pengenalan profil tim ke beberapa perusahaan,'' tandasnya. (H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA