logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 11 Januari 2008 OLAHRAGA
Line

Ribut Waidi Terima Legenda Copa Dji Sam Soe

JAKARTA-Nama Ribut Waidi sangat dikenal pada 1987. Pemain asal Pati itu menjadi pahlawan timnas dalam SEA Games. Tampil di final melawan musuh bebuyutan Malaysia, dia mencetak gol tunggal yang mengantarkan pasukan Merah-Putih meraih medali emas.

"Waktu itu, Herry Kiswanto memberi umpan ke kotak penalti. Bola jatuh di dekat kaki saya dan langsung saya tendang ke gawang Malaysia,'' kenang Ribut. Medali emas SEA Games itu merupakan yang pertama bagi tim sepak bola Indonesia selama ikut serta dalam pesta olahraga se-ASEAN sejak 1977.

Prestasi Ribut diakui PSSI dengan jaminan tunjangan seumur hidup sebesar Rp 100 ribu per bulan. Kini, pengakuan terhadap kehebatannya bertambah setelah dinyatakan sebagai penerima penghargaan Legenda Copa Dji Sam Soe.

''Saya beruntung bisa bermain di PSIS sampai gantung sepatu. Dan, kini saya dipilih menjadi salah satu legenda Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007. Waduh, enak juga ya bisa ke Jakarta lagi,'' kata Ribut, yang diam-diam menyimpan ilmu sebagai pelatih. Karyawan Pertamina Semarang tersebut dengan senang hati mendidik pemain usia dini di kota kelahirannya.

''Saya yang menemukan langsung dan melatih Rudi Widodo,'' tutur pria kelahiran Pati 5 Desember 1962 tersebut.

Kini, Rudi mengikuti jejak Ribut dan melejit bersama Persis Solo. Rudi terpilih masuk timnas untuk Pra-Piala Dunia 2006, namun gagal lolos ke babak penyisihan grup karena dikalahkan Suriah.

Ribut terlihat bangga karena pemain didikannya bisa meraih sukses. (wgm,J22-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA