logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 11 Januari 2008 KEDU & DIY
Line

Hujan Tak Kendorkan Warga Ikuti Ritual Mubeng Beteng

YOGYAKARTA - Meski sempat turun hujan, namun tidak mengendorkan semangat warga Yogyakarta menyambut datangnya tahun baru 1429 Hijriyah atau malam 1 Sura dengan berkeliling (mubeng) Beteng Keraton Yogyakarta, Rabu (9/1) malam.

Di tempat lain seperti Pantai Samas, warga setempat mengirab Mahesa Sura yang berupa lembu putih. Kirab pusaka itu dimulai dari tempat pemungutan retribusi (TPR) hingga ke kawasan objek wisata Pantai Samas. ''Upacara ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,'' kata Parjiman warga setempat yang mengikuti ritual tersebut.

Sementara itu, di Makam Syahbelabelo dan Makam Syah Maulana serta Puri Cempeti di Pantai Parangkusumo, ribuan warga menggelar tahlil dan tirakatan hingga menjelang pagi.

Walaupun sempat diguyur hujan, namun suasana malam 1 Sura di Yogyakarta berlangsung meriah dan khidmat. Ribuan warga Yogyakarta dan sekitarnya bersama abdi dalem Keraton menggelar upacara tapa bisu dengan berkeliling atau mubeng Beteng Keraton.

Anak Muda

Upacara yang dimulai pukul 23.30, dilepas GBPH H Djojokusumo dari Keben, Kompleks Keraton Yogyakarta, lalu mengitari Beteng.

Sebelum upacara itu digelar mulai pukul 21.00 sudah banyak warga yang mulai mubeng Beteng. Mereka kebanyakan anak-anak muda dan keluarga serta penganut aliran kepercayaan atau kebatinan.

Bagi warga yang malas keluar rumah karena hujan lebih memilih begadang di pos-pos ronda atau di balai kampung.

Upacara mubeng Beteng ini semakin malam justru semakin ramai. Selama berkeliling beteng yang jauhnya sekitar 4 sampai 5 kilometer mereka berjalan dengan tidak boleh berbicara.

Sementara itu, bagi orang-orang tua atau mereka yang suka dengan pergelaran wayang kulit memilih datang ke Pura Pakualaman sambil menyaksikan wayang semalam suntuk.

Kerumunan warga dalam menyambut malam 1 Sura ini mendapat kawalan dan penjagaan cukup ketat dari aparat kepolisian.

''Aparat standby mulai pukul 19.00. Kami hanya bertugas mengamankan jalannya lalu lintas,'' kata salah seorang polisi yang bertugas di perempatan Gondomanan. (sgt-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA