| Jumat, 11 Januari 2008 | BANYUMAS |
Tahun Ini, Ungu akan Buat Dua AlbumPURWOKERTO- Pelantun tembang 'Kekasih Gelapku', Ungu bertekad kian mengibarkan namanya di mata pecinta musik lewat sedikitnya dua album sepanjang 2008. Pernyataan itu muncul saat Pasha (Vokal), Makki (Bass), Enda (Gitar), Oncy (Gitar) dan Rowman (Drum) menggelar jumpa pers di Cheers! Cafe Dynasty Hotel, Rabu (9/1) lalu. Jumpa pers digelar menjelang mereka didaulat menjadi bintang ajang 'Cheers! Love Purple'' malam harinya. Resolusi 2008 itu tak mudah mengingat lima album sekuler mereka selalu meraih penghargaan double platinum. Nilai setiap platinum setara dengan 150 ribu kopi. Dua album yang bakal digarap meliputi sebuah album religius dan satu album sekuler. Selain sukses lewat sentuhan musik pop yang berbumbu rock, band asal kota Jakarta itu juga kian dikenal lewat mini album religi bernuansa Islami, masing-masing 'Surgamu' (2006) dan 'Para Pencarimu' (2007). ''Bagi Ungu, pencapaian tertinggi adalah dengan terus mencari jati diri dalam bermusik. Termasuk dengan menggarap album sekuler sebagai album reguler, dan album relijius Islami,'' ungkap Pasha. Kesuksesan album ''dua dunia'' itulah yang mengantar Menteri Pemuda dan Olahraga Adyaksa Daud memberi mereka penghargaan. ''Namun yang penting lewat album religi kami bisa menyampaikan pesan moral. Kami bisa mengajak penggemar untuk memahami kebesaran Allah,'' imbuhnya. Sementara itu, kehadiran Ungu di Purwokerto bermakna khusus. Personel Ungu sengaja merayakan ulang tahun Ke-34 Rowman lewat konser. Manajemen Cheers bersama penggemar mengadakan pesta tiup lilin sederhana, lengkap dengan iringan lagu selamat ulang tahun. Malamnya, Ungu tampil penuh gebrakan.''Unggu menggila!,'' teriak Hepy, salah satu Cheersholic atau member cafe. Tembang seperti ''Kekasih Gelapku'', ''Bayang Semu'', ''Untukmu Selamanya'' hingga ''Di sini Untukmu'' menjadi puncak kegairahan ungucliquer, sebutan bagi para pecinta Ungu. Sebuah pesta ulang tahun kejutan bagi Rowman kemabli digelar sebagai jeda konser. Sementara di luar cafe, sederetan pengunjung ditolak masuk. Bagian Promosi dan Even, Yudha mengatakan sebenarnya ingin menjamu semua penggemar. Namun agar tetap nyaman, Cheers hanya menjual 800 tiket dan 145 undangan. ''Dengan sangat terpaksa, kami persilahkan yang lain menunggu di luar,'' ungkapnya. (H39-55) |