logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 04 Januari 2008 PANTURA
Line

KELILING pantura

Lingkar Selatan Rusak Parah

PEMALANG- Jalur lingkar selatan Pemalang rusak parah akibat pengaruh hujan yang turun terus menerus beberapa hari ini dan beban berat kendaraan barang. Kerusakan terjadi mulai dari Desa Beji hingga Lawangrejo sepanjang sekitar 8 kilometer. Banyak aspal yang mengelupas dan berlubang.

Ada pula yang aspalnya bergelombang. Padahal, jalan itu dilewati kendaraan barang setiap hari. Adapun kendaraan lainnya seperti mobil pribadi dapat melewati jalur lingkar utara.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Pemalang Ir Mohamad Arifin MSi mengatakan, kerusakan yang terjadi pada jalur lingkar selatan memang cukup berat. Hal itu sebagai dampak dari hujan yang turun terus menerus dan pengaruh beban kendaraan berat. Perbaikan jalan tersebut belum bisa dilaksanakan sekarang, karena saat ini baru mulai tahun anggaran baru. (sf-65)

Penahan Gelombang Diperbaiki

PEKALONGAN - Terkait ambrolnya penahan gelombang di daerah Pantaisari, Kelurahan Panjang Wetan, Pekalongan Utara, warga kini tak perlu waswas lagi. Pasalnya, Pemkot Pekalongan melalui DPU nulai Jumat ini (4/1) memperbaiki penahan gelombang yang ambrol itu. Menurut Kepala DPU Ir Feizal, rencananya perbaikan revetment atau penahan gelombang yang ambrol akan dilakukan kemarin (3/1). "Namun karena tenaga yang akan mengerjakannya belum siap, baru akan kami kerjakan besok (hari ini-Red)," tandas dia.

Dia menjelaskan, setelah mendengar kabar penahan gelombang di Pantaisari ambnrol, dia langsung melakukan peninjauan. Dari hasil pengamatan di lokasi kejadian, kata dia, ternyata ambrolnya dinding penahan gelombang akibat tekanan gelombang air laut yang cukup keras. Meskipun sudah dilapisi tumpukan batu, namun karena terus menerus dihantam gelombang besar, akhirnya ambrol. Dikatakan, untuk memperbaikinya, pihaknya akan membongkar tumpukan batu. (H4-17)

Pedagang Terminal Lama Minta Diprioritaskan

BUMIAYU- Pembangunan Terminal Bumiayu tahap pertama baru saja selesai. Bangunan kantor, ruang tunggu penumpang dan sejumlah kios sudah berdiri megah di Simpang Empat Jalan Lingkar Bumiayu.

Terminal tipe B itu akan mengganti terminal lama yang berlokasi di pintu masuk selatan Jalan Lingkar Bumiayu, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Brebes. Meski belum selesai sepenuhnya, beberapa pedagang di terminal lama mengemukakan harapannya terhadap terminal yang baru.

Seperti yang dikemukakan Ny Rosid (55) seorang pedagang nasi yang menempati salah satu kios terminal lama. "Kami hanya meminta para pedagang di sini mendapatkan prioritas dalam mendapatkan kios di terminal baru," ujarnya, kemarin.

Melalui telepon selularnya, Kepala Dinas Perhubungan Sutriyono menjamin kepemilikan kios di terminal baru akan diprioritaskan untuk para pedagang atau pemilik kios yang ada di terminal lama. "Tidak usah khawatir, pemilik kios di terminal lama sudah pasti mendapat prioritas," ujarnya. (tg-52)

Atap Pasar Trayeman Bocor

SLAWI- Sejumlah pedagang Pasar Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal mengeluhkan kerusakan bagian atap pasar. Akibatnya saat hujan pasar bocor. Kondisi itu dirasa mengganggu aktivitas pedagang.

Niken, pedagang Pasar Trayeman mengatakan, di sejumlah tempat bagian atap pasar tersebut bocor, terutama di blok E, tempatnya berjualan.

Selain itu, kayu-kayunya juga lapuk. Dikhawatirkan jika tidak diperbaiki dapat membahayakan. "Saat hujan, atapnya bocor. Akibatnya, berpengaruh terhadap penghasilan kami karena pembeli enggan ke sini," ujarnya.

Keluhan serupa diungkapkan Sanidah, pedagang lainnya. Menurutnya, saat hujannya lebat dirinya terpaksa menutup usahanya. Sebab, bagian atap di depan rukonya bocor.

Kabid Kehumasan BIKK Kabupaten Tegal Drs Adi Mardiatno mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut dan mengkoordinasikannya dengan Kantor Pengelolaan Pasar (KPP) yang menangani permasalahan tersebut. (H3-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA