logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 04 Januari 2008 KEDU & DIY
Line

Padi Tergenang Air, Rawan Penyakit Jamur

KOTA MUNGKID-Curah hujan awal Januari 2008 di Kabupaten Magelang, relatif tinggi. Petani diminta jangan menggenangi sawah kelamaan, karena dikhawatirkan padi diserang jamur.

"Karena sekarang banyak petani menanam padi. Genangan air di areal tanaman padi cukup selama dua jam saja, kemudian dibuang," kata Ir Soekam parwadi, Kepala Bidang Usaha Tani, Dinas Pertanian Kabupaten Magelang, kemarin.

Ia mengatakan, air yang tergenang lama akan mengganggu pertumbuhan akar dan merangsang munculnya beberapa penyakit.

Ia memperkirakan, areal sawah yang telah ditanami petani hingga musim hujan saat ini seluas sekitar 20.000 ha dari luas total sekitar 51.000 ha.

Belum Ada Laporan

Pada musim penghujan, area yang ditanami padi 25.000 ha sampai 30.000 ha. Tetapi musim kemarau hanya sekitar 20.000 ha. Dinas Pertanian hingga saat ini belum mendapat laporan tanaman padi yang rusak akibat tergenang air hujan. Genangan air biasanya merusak tanaman jika lebih dari 12 jam.

Dalam pengaturan jarak tanaman bibit padi, disarankan petani melaksanakan sistem jajar legowo. Karena sangat berguna dalam menjaga tingkat kelembaban tetap rendah dan bisa meningkatkan produksi padi.

Sistem lama umumnya dengan jarak tanam padi 20 X 20 Cm. Tetapi dalam jajar legowo 10 x 20 Cm. Setiap empat baris terdapat tempat longgar atau legowo sekitar 40 Cm. Barisan tanaman mengikuti arah sinar matahari.

Menurut dia, sistem jajar legowo relatif cocok untuk penanaman padi pada musim penghujan ketimbang musim kemarau. Tetapi tampaknya petani kurang merespon terhadap pengembangan teknologi ini. Sehingga penyuluh pertanian masih perlu terus memberikan bimbingan. (pr-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA