logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 04 Januari 2008 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Enam Tewas Terinjak

NEW DELHI - Lima orang dewasa dan seorang anak laki-laki berusia delapan tahun tewas dan paling tidak 12 lainnya cedera akibat terinjak-injak di sebuah kuil Hindu di India selatan, Kamis kemarin, kata seorang pejabat pemerintah negara bagian. Peristiwa itu terjadi sebelum subuh di sebuah kuil di puncak bukit dekat Vijayawada, sebuah kota sekitar 250 km dari Heydrabad, Negara Bagian Andhra Pradesh.

Sekitar 100.000 orang berkumpul di kuil itu pada hari terakhir dari acara agama tiga hari, kata Sundara Kumar, seorang pejabat senior pemerintah negara bagian itu kepada Reuters melalui telepon. ''Sekonyong-konyong orang-orang saling berdesakan di sebuah panggung sempit antara dua bukit kecil,'' katanya.

Kumar, yang memimpin penyelidikan atas kecelakaan itu, mengatakan tidak seorang dipersalahkan atas insiden itu.

Laporan-laporan media menyebutkan tidak ada pengamanan yang cukup untuk mengendalikan massa.

Pada tahun 2005, sekitar 265 peziarah tewas akibat terinjak-injak dekat sebuah kuil di Negara Bagian Maharashtra, India barat.(ant-26)

Fosil Dinosaurus Terberat

ZHENGZHON - Para ilmuwan China mengumumkan telah menggali fosil dinosaurus terberat di Asia, di Provinsi Henan, China bagian tengah.

Fosil yang ditemukan di kawasan antara kotapraja Santun dan Liudian, kabupaten Ruyan, tersebut memiliki berat badan luar biasa dan diidentifikasi sebagai dinosaurus terberat di Asia, kata Wu Guochang, pakar dari departemen sumber daya alam di Provinsi Henan.

Dinosaurus itu memiliki panjang 18 meter dan sakrumnya - bagian tulang belakang sebelah bawah - membuatnya lebih lebar dari fosil dinosaurus yang digali di Gansu tahun lalu, kata Wu.

Menurut Wu, para ilmuwan menduga tanah tempat fosil yang digali itu terbentuk dalam Era Cenozoic, telah berusia 65 juta tahun.

Para penduduk lokal biasanya menggali apa yang mereka sebut tulang-belulang naga untuk obat-obatan tradisional China.

Para ilmuwan meneliti tulang-belulang naga itu dan mengidentifikasinya sebagai fosil dinosaurus yang hidup antara 85-100 juta tahun silam dalam zaman batu di Era Mezozoik.

''Dinosaurus itu makan tumbuh-tumbuhan dan fosil itu sangat awet,'' kata Wu.

Para ilmuwan dari museum geologi Provinsi Henan dan Akademi Ilmu Geologi China menghabiskan waktu dua tahun untuk menggali dan meneliti fosil itu, dan penemuan tersebut diminati oleh para ilmuwan dari AS, Inggris, Jerman, dan Jepang.

Penemuan itu sangat penting untuk riset, distribusi geologi, migrasi, dan perkembangan spesis dinosaurus ini, kata Dong Zhiming, ilmuwan dari Institute of Vertebrate Paleontology and Palaeoanthropology pada Akademi Sains China.(ant-26)

Atraksi di Akuarium

SM/afp

PADA liburan tahun baru ini, para pengunjung bisa menikmati atraksi di sebuah akuarium. Seorang wanita penyelam Jepang menunjukkan kebolehannya memberi makan ikan dengan mengenakan kimono di sebuah akuarium di Tokyo, kemarin.(26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA