logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Desember 2007 RAGAM
Line

Bidara Upas, Suara Parau Jadi Merdu

ADA beberapa cara untuk membuat modulasi (suara) menjadi merdu. Selain gurah (menguras lendir di hidung), ada cara lain yang biasa digunakan para penyanyi, sinden, prameswara, dan presenter, untuk membuat suaranya nyaring dan merdu.

Cara itu sudah lama digunakan nenek moyang kita, yaitu memanfaatkan khasiat tanaman bidara upas (Merremia mammosa). Secara ilmiah, tanaman yang punya nama lain Ipomoea mammosa Choir/Convolvulus mammosus Lour itu terbukti dapat menjernihkan suara parau menjadi merdu.

Tanaman yang termasuk keluarga Convolvulaceae itu tumbuh memanjat dan membelit. Daunnya berbentuk jantung, dan bunganya berbentuk lonjong berwarna putih. Umbinya menyerupai kentang atau ubi jalar. Bagian yang lazim digunakan dalam pengobatan adalah umbinya.

Bidara upas memiliki sifat khas: tidak berasa, menghangatkan, dan mengandung bahan kimia seperti zat pahit, damar, dan zat pati. Ia berkhasiat sebagai laktagog, antiinflamasi, dan antipiretik.

Karena kandungan kimianya itulah, umbi tanaman itu dapat digunakan untuk menyembuhkan btuk, difteri, radang kerongkongan, dan menjernihkan suara parau (diminum), bengkak, luka, dan pelancar ASI.

Ramuan

Untuk mengatasi difteri, ramuan yang diperlukan adalah 8 gram umbi bidara upas dan 1/4 cangkir air matang. Cara meraciknya, umbi bidara upas diparut, lalu diperas dengan kain saringan. Cairan hasil penyaringan (bening) digunakan untuk berkumur; kemudian diminum. Hal ini bisa dilakukan dua kali sehari. Dosis untuk orang dewasa adalah 2-3 sendok makan, dan untuk anak-anak 1 sendok makan. Bila perlu dapat diencerkan dengan air matang.

Untuk mengobati radang kerongkongan, batuk, dan menjernihkan suara parau, ramuannya terdiri atas 8 gram umbi bidara upas, 6 gram rimpang kencur, tiga helai daun sirih, 3 gram buah kapulaga, dan air secukupnya.

Ramuan tersebut dibuat pipis. Cairan yang bening digunakan untuk berkumur, kemudian diminum dua kali sehari (pagi dan sore). Lakukan hal ini selama 14 hari. Setelah meminum ramuan itu, dipastikan suara Anda tak akan parau lagi. (Gupita Dara Swara Ovinta-32)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA