| Senin, 31 Desember 2007 | PANTURA |
Hindari KecemburuanGuru Pemegang Sertifikat Perlu Di-TCTEGAL - Dinas Pendidikan Kota Tegal akhirnya Sabtu (29/12) lalu menyerahkan sertifikat kepada sekitar 170 guru. Mereka yang lolos sertifikasi nasional itu terdiri atas guru dari taman kanak-kanak hingga SMA/SMK. Kabid Kepegawaian Disdik Drs Sipon Junaedi MPd menyatakan, guru pemegang sertifikat perlu di teaching clinic (TC)-kan. Hal ini perlu dilaksanakan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kecemburuan antarguru. Menurut Sipon, TC diperlukan mengingat pemegang sertifikat akan mendapatkan tunjangan sebesar gaji pokok (100 persen) dari pemerintah pusat. Sedangkan guru belum bersertifikat, tunjangan yang diterima sesuai ketentuan lebih kecil, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kecemburuan antarguru. ''Guru yang belum bersertifikat kemungkinan akan mempertanyakan, kalau guru yang sudah bersertifikat itu ternyata kurang profesional dan kurang menguasai disiplin ilmu yang ditekuninya,'' ujar Sipon. Sudah Pernah Menurut dia, sebenarnya TC sudah pernah diadakan, namun jumlah guru yang sudah mengikuti masih kurang. Pada 2006, baru 13 guru yang sudah mengikuti TC. Dari 13 guru itu, ada di antaranya yang belum memiliki sertifikat. Karenanya dia berharap, agar Dinas P dan K Jateng mengadakan TC kembali, khususnya itu ditujukkan bagi guru pemegang sertifikat. Sipon berharap, pada akhir Januari 2008, kuota 260 guru di Kota Tegal harus bersertifikat, akan terpenuhi. ''Sambil menunggu realisasi itu, kami saat ini tengah mencari solusi, bagaimanan bisa meningkatkan profesionalisme guru setelah mereka meraih sertifikat nasional,'' ujarnya. (aj-15) |