| Senin, 31 Desember 2007 | NASIONAL |
Tutup Pendaftaran, PKB Tunggu Gus DurSEMARANG- DPW PKB Jateng masih menghitung biaya politik menyangkut masa penutupan pendaftaran pilgub. Pasalnya PKB belum bisa memutuskan apakah 31 Desember sebagai batas akhir pendaftaraan. Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengakui pihaknya harus menunggu jawaban dari Ketua Dewan Syura DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terkait waktu penutupan pendaftaraan pilgub. ''Malam ini (kemarin malam-Red), saya mau ketemu Gus Dur di Yogyakarta untuk membicarakan masalah itu (masa penutupan pendaftaran),'' kata dia, Minggu (30/12). Meski demikian DPW masih tetap akan membuka pendaftaran sampai Senin ini. ''Apakah diperpanjang atau tidak, saya tidak tahu, tergantung hasil pembicaraan,'' ujarnya. Sementara salah seorang anggota tim politik DPW PKB Hendri Wicaksono menyatakan sesuai kesepakatan Majelis Kebangkitan (MK), akhir Desember sebagai batas akhir pengambilan sekaligus pengembalian formulir pilgub. Soal keputusan itu sudah diketahui Gus Dur atau tidak, yang jelas masa penutupan pendaftaraan sepenuhnya otoritas DPW. ''Memang itu keputusan MK, tapi kami tetap berkomunikasi dengan DPP,'' tandas dia. Dengan penutupan pendaftaran 31 Desember, berarti tertutup peluang bagi warga Jateng lain yang ingin mendaftar. Dengan begitu Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Agus Soeyitno, yang selama ini santer disebut-sebut maju dari PKB, diminta untuk segera mendaftar. ''Siapa saja yang ingin maju, jangan sampai melebihi batas akhir pendaftaraan, termasuk pangdam,'' tandas Hendri. Sesuai data nama-nama yang telah mendaftar di PKB tercatat ada 14 orang, terdiri dari delapan orang mendaftar sebagai cagub dan enam orang sebagai cawagub. Dari 14 pendaftar tersebut, sembilan di antaranya telah mengembalikan formulir pendaftaran. Dari nama-nama yang mendaftar itu, empat orang dari kader PKB yakni Arifin Djunaedi (DPP PKB), Bisri Romli (DPR RI), M Thoha (Wabup Sukoharjo) dan A Kholiq Arif (Bupati Wonosobo). (H37,H7-60) |