| Senin, 31 Desember 2007 | SEMARANG |
Guru Dituntut Mendidik dengan Life SkillDEMAK- Madrasah Tsanawiyah (MTs) NU Demak bekerja sama dengan United State Agency for International Development (USAID) mengadakan pelatihan untuk semua guru sekolah tersebut. Pelatihan yang berlangsung selama satu minggu sejak 24-30 Desember itu, diadakan di MTs NU, belakang Masjid Agung Demak. Kepala MTs H Romdhon menjelaskan, pelatihan dimaksudkan untuk menambah wawasan para tenaga pengajar. Kegiatan akan terus digelar guna meningkatkan keilmuan guru dan siswa. Langkah itu dilakukan, karena tuntutan dunia yang terus berkembang. Dalam pelatihan itu, para guru didorong agar memberikan pendidikan pada siswa yang dapat memacu kemampuan life skill atau pengembangan diri. Life skill merupakan paduan keterampilan hidup dan seperangkat standar tingkah laku dari warga sekolah. Hal itu merupakan model pendekatan pembelajaran yang cukup efektif untuk proses pembelajaran berbasis kompetensi. Salah seorang peserta, Suhali SPdi mengatakan, perkembangan teknologi yang begitu pesat harus diikuti oleh lembaga pendidikan. Jika tidak, dunia pendidikan akan tertinggal. Menurutnya, tenaga pengajar perlu mengikuti perkembangan itu dan tentunya dengan didasari pemahaman life skill keguruan. ''Materi life skill keguruan yang disajikan dalam pelatihan kemarin cukup mendorong kami untuk terus berkreasi dalam mengembangkan pendidikan,'' katanya. (H1-37) |