| Senin, 31 Desember 2007 | SEMARANG |
Dunia Usaha Lebih Melirik Siswa BerprestasiSEMARANG - Pendidikan yang bermutu merupakan pendidikan yang mampu menjawab tantangan globalisasi. Untuk menjadikan siswa didik sebagai manusia yang mampu bersaing di era globalisasi dibutuhkan keterampilan, pengetahuan dan bekal keagamaan. Guna membentuk siswa yang demikian dibutuhkan penghargaan, prestasi serta biaya. Karena itu tidak ada yang gratis dalam kehidupan ini, termasuk di dunia pendidikan. Semua ada nominal maupun perhitungannya. Hal itu disampaikan oleh Djoko Murwienanto, Ketua Kadin Kota ketika memberikan sambutan pada acara Pembaharuan Penandatanganan Naskah Kerja sama (MoU) dan Validasi Kurikulum di SMK 2 Semarang, Sabtu (29/12). Djoko Murweinanto yang juga ketua Majelis SMK 2 mengatakan, prestasi individual para siswa merupakan modal dasar untuk bisa diterima pada dunia kerja. Dengan kata lain dunia usaha akan melirik siswa yang berprestasi dan memiliki keterampilan plus. "Prestasi yang selama ini melekat pada SMK 2 hendaknya dijadikan modal untuk mempersiapkan para lulusan yang siap kerja," tuturnya. Hadir dalam kesempatan itu 52 pimpinan dan utusan dari kalangan dunia usaha maupun industri yang telah lama menjalin kerja sama dengan sekolah yang dahulu bernama SMEA 1. Kepala SMK 2 Drs Supriyanto mengatakan, SMK 2 termasuk sekolah yang pernah dijadikan sekolah modern tingkat nasional di bidang bisnis dan manajemen dan pernah pula menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan dari Jerman. Berbagai lomba baik tingkat kota, provinsi, maupun nasional banyak yang telah kami ikuti. Bahkan saat ini SMK 2 tengah mengikuti lomba perbaikan lingkungan hidup tingkat nasional," kata dia. (H36-41) |