| Senin, 31 Desember 2007 | SEMARANG |
40 Pusat Keramaian DipantauSEMARANG- Sedikitnya 40 pusat keramaian yang masuk wilayah hukum Polwiltabes Semarang akan dipantau dan mendapat perhatian khusus dari pihak kepolisian. Puluhan tempat yang bakal dibanjiri masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian tahun tersebut, ada yang berada di ruang tertutup dan terbuka. Sebagian besar, tempat-tempat yang menyelenggarakan acara menyambut datangnya malam tahun baru 2008 itu banyak terdapat di hotel, kafe, dan lapangan terbuka. "Simpanglima akan menjadi prioritas pengamanan. Sebab di situ akan menjadi pusat warga Semarang merayakan malam pergantian tahun. Di tempat itu kami telah siapkan 190 personel untuk melakukan pengamanan," kata Kapolwiltabes Semarang Kombes Guritno Sigit Wiranto MBA, saat menggelar hasil evaluasi tindak kejahatan tahun 2207 kepada wartawan, Minggu (30/12). Untuk mengamankan malam pergantian tahun, pihaknya menyebar kurang lebih 2.000 personel di beberapa lokasi. Porsonel tersebut merupakan gabungan dari beberapa kesatuan yang ada di Polwiltabes, dan Polres-polres untuk mengamankan wilayah hukum masing-masing. Sebanyak 41 pos pengamanan terpadu juga didirikan untuk melakukan pemantauan suasana. Rawan Kemacetan Sebanyak 27 pos pam didirikan di beberapa titik rawan kemacetan dan kejahatan yang ada di Kota Semarang. Adapun 14 pos pam didirikan di luar Semarang, di antaranya Kendal, Demak, Salatiga, dan Kabupaten Semarang. Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya tindak kejahatan dan gangguan keamanan, ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtimbas) selama perayaan malam tahun baru 2008. Kapolwiltabes juga mewanti-wanti kepada jajaran Satlantas Polwiltabes untuk memberikan perhatian penuh selama menjalankan kerjanya pada malam tahun baru. "Jangan sampai ada kecelakaan lalu lintas yang fatal selama perayaan tahun baru. Anggota kami perintahkan untuk mengawasi dan memantau suasana di sepanjang jalan raya dan jalan-jalan protokol," kata Guritno Sigit. (H21,D12-41) |