| Sabtu, 29 Desember 2007 | OLAHRAGA |
Persis Terkendala PenerbanganSOLO - Langkah berliku dihadapi Persis untuk menjalani laga melawan Persiter di Stadion Gelora Kie Raha Ternate yang diagendakan digelar Minggu (30/12) besok. Bukan problem persiapan tim yang menghadang, tapi kendala penerbangan. Batalnya keberangkatan Lion Air akibat kerusakan mesin, membuat skuad berjuluk Laskar Sambernyawa itu tertahan di Manado dan menginap di Hotel Vina. Pesawat yang akan ditumpangi rombongan tim Kota Bengawan itu sebenarnya dijadwalkan berangkat dari Manado ke Ternate, pukul 11.00 Wita. ''Bahkan, manajemen Lion Air hingga malam ini belum bisa memberi keputusan, apakah kami bisa berangkat besok atau tidak,'' kata Sekretaris Manajer Abraham ''Bram'' EWT, semalam. Kegagalan keberangkatan itu menimbulkan efek domino. Bisa dipastikan, pagi ini skuad besutan Edward ''Edu'' Tjong tersebut tidak bisa memanfaatkan jatah mencoba lapangan. Lebih repot lagi, anak-anak Solo kemungkinan baru bisa mencapai Ternate, Minggu pagi. Tarkam Bram menuturkan, maskapai Lion punya dua pesawat yang melayani penerbangan Manado-Ternate. Selain yang rusak, satu pesawat lain berada di Ternate dan akan berangkat ke Manado dengan penumpang termasuk tim Persijap, pagi ini. ''Masalahnya pesawat itu tidak langsung kembali, tapi lewat rute Sorong-Tual-Ambon. Jika sudah telalu sore, tak bisa langsung ke Ternate karena landasan pacu bandara di sana tidak dilengkapi lampu,'' ungkapnya. Jika demikian, Persis baru tiba di markas lawan terakhirnya itu Minggu besok. ''Tapi, tidak mungkin kami datang pagi dan sorenya langsung main. Kayak tarkam saja,'' ujar Edu. Persoalan tersebut sudah disampaikan manajemen Laskar Sambernyawa ke BLI, namun belum ada jawaban hingga semalam. ''Kalau besok (siang ini-red) tidak ada kepastian dari manajemen Lion, kami ajukan penundaan ke BLI. Padahal kalau pertandingan itu ditunda, partai-partai lain di Wilayah II juga mesti ditunda. Maka kami tunggu jawaban jelas,'' ujar Bram. (D11-22) |