logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 Desember 2007 OLAHRAGA
Line

Lampard Cedera, Beban Grant Makin Berat

LONDON- Pemain tengah Chelsea, Frank Lampard, akan absen beberapa pekan setelah scan menunjukkan dia mengalami cedera otot paha. Lampard mengalami cedera pada babak pertama saat timnya bermain imbang 4-4 melawan Aston Villa, Rabu (26/12) lalu.

Pemain tengah Inggris itu diperkirakan baru bisa kembali bermain pada akhir Januari. Absennya Lampard merupakan pukulan lain bagi pelatih Chelsea, Avram Grant, yang sudah kehilangan John Terry, Didier Drogba, dan Florent Malouda, juga karena cedera.

Yang lebih parah, Grant juga dipastikan kehilangan Ricardo Carvalho dan Ashley Cole yang pada pertandingan lawan Villa tersebut dikartu merah.

"Scan menunjukkan terdapat sobek pada paha kanan Frank Lampard," kata Chelsea dalam pernyataannya. Repotnya, cedera itu adalah cedera baru, bukan pada kakinya seperti awal musim ini. Dengan dua bekas cedera menghampiri, penampilan Lampard jelas akan terpengaruh meski dia sudah pulih kelak. Kemungkinan kambuh akan lebih besar. "Dia segera memulai rehabilitasi. Kami berharap dia akan bisa kembali bermain dalam beberapa pekan," kata Avram Grant.

Grant harus memutar otak karena pertandingan melawan Newcastle di Stamford Bridge sudah di depan mata. Pelatih asal Israel itu sudah mematok target menyalip Manchester United dan Arsenal. Untuk mewujudkannya, dia harus bisa memimpin timnya terus meraih kemenangan.

Tetapi dengan kondisi sejumlah pemain cedera dan dihukum, pekerjaan Grant tentu akan lebih berat. Memang, Chelsea mulai terdongkrak oleh nyaris pulihnya penampilan Michael Ballack dan Andriy Shevchenko yang sempat lama redup. Tapi tetap saja pekerjaan menjadi berat karena Lampard, Drogba, Carvalho, dan Cole sudah ibarat separo nyawa tim.

Shevchenko menciptakan tiga gol dalam tiga pertandingan, membuat Grant agak nyaman meski ditinggal Didier Drogba. Sementara Ballack berhasil membuat satu gol ke gawang Villa dan membuktikan dia makin siap.

Newcastle

Untungnya, Newcastle juga punya masalah. Pelatih Sam Alardyce mengakui timnya sedang dalam tekanan setelah hanya bermain imbang dan kalah dalam dua pertandingan terakhir.

Lebih payah lagi, pemain andalan mereka, Joe Barton, masih diragukan tampil. Bukan karena cedera, melainkan karena Barton sedang meringkuk di penjara. Gelandang kontroversial berusia 25 tahun ini ditangkap polisi karena terlibat perkelahian di Liverpool, Kamis (28/12) lalu.

Barton dilaporkan menghajar dua pemuda. Salah satunya dikabarkan tak sadarkan diri sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Ikut ditahan bersama dia, Nadine Wilson dan Andrew Barton, karena juga terlibat. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA