logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 Desember 2007 OLAHRAGA
Line

Santa Cruz Nodai Rekor City

LONDON- Penyerang Blackburn Rovers asal Paraguay, Roque Santa Cruz, menorehkan noda hitam dalam catatan heroik Manchester City. Rekor sembilan kali menang di City of Manchester tanpa pernah seri dan kalah milik City, dipatahkan oleh Santa Cruz.

Blackburn Rovers pun berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 dalam pertandingan Jumat (28/12) WIB. Cruz menjadi pahlawan timnya dengan mencetak dua gol Blackburn, salah satunya enam menit sebelum pertandingan berakhir. City, yang memenangi seluruh sembilan pertandingan kandang musim ini, memimpin ketika tiga gol tercipta untuk kedua tim hanya dalam tempo empat menit pada babak pertama.

Pemain tengah The Citizens dari Bulgaria, Martin Petrov, dengan cekatan mengirim umpan kepada striker Darius Vassell yang berdiri leluasa dekat tiang jauh. Vassel dengan jitu menyundul bola sehingga lahirlah gol pertama pada menit ke-27.

Namun Blackburn menyamakan kedudukan satu menit kemudian. Bermula dari tendangan bebas David Bentley di sebelah kanan gawang, bola disundul Santa Cruz. Kiper City Joe Hart tak mampu menahannya, gol. Skor menjadi 1-1.

Tetapi City dengan cepat kembali memimpin. Pada menit ke-29, Petrov kembali beraksi dari sayap kiri. Setelah mengecoh bek Christopher Samba, dia mengirim umpan datar ke arah Vassel. Belum lagi bola sampai tujuan, bek Blackburn Ryan Nielsen berusaha memotongnya. Bola memang terpangkas, namun berbelok ke gawangnya sendiri sehingga membuat tuan rumah kembali memimpin 2-1.

Diperdebatkan

Blackburn tampil semakin tajam pada babak kedua. Tekanan mereka berhasil mewujudkan impian ketika Santa Cruz mencetak golnya yang ketujuh dalam empat pertandingan, juga setelah mendapat umpan dari Bentley. ''Saya kira itu (gol kedua Cruz) bisa diperdebatkan. Kita tahu itu seharusnya tidak terjadi,'' tegas manajer City, Sven-Goran Eriksson usai pertandingan.

Eriksson layak kecewa. Soalnya, sebelum gol kedua Cruz terjadi, asisten wasit Darren Cann sudah lebih dulu mengangkat bendera tanda off-side. Tapi wasit Howard Webb memutuskan gol Cruz sah. Alasan Webb, tanda bendera dari Cann bukan untuk Cruz, melainkan terhadap bek Blackburn David Dunn yang membantu penyerangan. Karena posisi Dunn tanpa bola ketika gol terjadi, Webb pun kukuh dengan keputusannya.

"Dalam perspektif keadilan, saya rasa dia (Darren Cann) jujur karena bersedia mengakui keputusannya salah. Saya puas melihat ofisial pertandingan bisa melakukan tindakan seperti itu," puji manajer Blackburn, Mark Hughes.

Bagi City, hasil seri ini tentunya sangat menyesakkan. Selain rekor sembilan kemenangan beruntun di kandang klub milik mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra itu berakhir, tekanan psikologis bisa saja masih memengaruhi penampilan mereka dalam pertandingan yang lebih berat, Minggu (30/12) besok. City harus menjamu pesaingnya di papan atas, Liverpool. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA