logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 Desember 2007 SEMARANG
Line

Awal 2008, Pasar Tanaman Hias Difungsikan

  • Pembangunan Tahap I Selesai

SALATIGA- Pasar tanaman hias yang menempati bangunan eks Pondok Boro di Jalan Hasanudin Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, siap difungsikan pada awal tahun 2008. Sebanyak 12 kios dari pembangunan tahap I oleh Dinas Pasar dan PKL Kota Salatiga juga siap ditawarkan kepada masyarakat untuk ditempati.

Kepala Dinas Pasar dan PKL Kota Salatiga Drs Y Tri Priyo Nugroho mengatakan, rehab yang dilakukan Dinas Pasar pada bangunan pondok boro di blok depan telah selesai dan tinggal menunggu pemasangan instalasi listrik dan air. ''Untuk kebutuhan listrik di pasar tersebut, kami tinggal menunggu pemasangannya dari PLN,'' kata Tri.

Sedangkan kebutuhan air bersih di pasar tersebut akan dipenuhi oleh PDAM dari Kabupaten Semarang. Hal itu akan dikoordinasikan dengan pihak PDAM Kabupaten Semarang karena kebutuhan air bersih tidak bisa disuplai dari Salatiga. Untuk sementara, pasar tersebut bisa menggunakan bak penampungan air yang sudah ada untuk mencukupi kebutuhan.

''Secara fisik bangunan tersebut sudah siap digunakan. Masyarakat yang berminat membuka usaha tanaman hias di lokasi tersebut, bisa menempati kios itu dengan sistem sewa kontrak,'' terangnya. Sewa kontrak kios yang menghadap ke luar ditawarkan sebesar Rp 2,5 juta per tahun sedangkan yang menghadap ke dalam ditawarkan sebesar Rp 2 juta per tahunnya. Kontrak tersebut sementara baru ditawarkan selama dua tahun.

Diterangkannya, masyarakat yang berminat dapat menghubungi langsung Dinas Pasar Kota Salatiga Jalan Pemotongan No 73. ''Jika minat masyarakat banyak, kami akan membangun tiga blok yang lain di bagian tengah dan belakang secara bertahap pada tahun 2008 beserta sarana dan prasarana yang lengkap,'' katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan kembali pondok boro yang mangkrak tersebut, dimulai 26 November dan selesai 17 Desember yang lalu oleh Dinas Pasar dan PKL melalui CV Maju Mapan Saputra. Pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp 49 juta dari APBD 2007 bertujuan untuk memfungsikan kembali pondok boro yang mangkrak menjadi pasar tanaman hias. Tahap pertama pembangunan diprioritaskan untuk membuat 12 kios di blok bangunan bagian depan dengan luas 3 m x 2,5 m per kiosnya. (J12-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA