logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 Desember 2007 KEDU & DIY
Line

Hama Keong Mas Serang Padi di Kulonprogo

KULONPROGO - Petani di Kecamatan Temon dan Wates, Kulonprogo hanya bisa pasrah melihat hama keong mas menyerbu tanaman padi yang belum lama ditanam. Hama tersebut menyerang ribuan hektare sawah sehingga tanaman yang semula kelihatan hijau sekarang mati dan membusuk.

''Keong-keong ini menyerang bonggol padi, lihat saja sebagian besar menempel di sana. Kalau sudah ada keong di bagian itu pasti tanaman bakal mati,'' ujar Maryo, salah seorang petani Desa Glagah yang arealnya juga menjadi sasaran hama tersebut.

Selain Glagah, Desa Karangwuni juga tak luput dari incaran hama. Petani di sana mengeluh karena belum lama memulai menanam padi malah kena penyakit. Di dua desa itu memang sering terjadi serangan hama keong mas bahkan menurut para petani hampir setiap musim tanam ada hama.

Kendati demikian biasanya mereka dapat mengatasi secara tradisional yakni dengan mengambil hewan bercangkang itu. Masyarakat setempat sudah terbiasa mengumpulkan keong karena sebenarnya layak dikonsumsi. Mereka harus mengambil satu per satu karena selama ini belum ada obat mujarab untuk memberantasnya.

Maryo yang juga anggota kelompok tani Ngudi Makmur menambahkan, hama itu tak akan kelihatan pada siang hari karena berada di bawah permukaan air atau lumpur. Namun pada pagi dan menjelang petang keluar dan menempel pada batang-batang padi. Semua tanaman padi di sana setiap batangnya pasti ada puluhan keong.

''Baru kali ini serangan keong mas luar biasa. Dulu-dulu tidak sebanyak sekarang lho dan kami masih mau mengambil lagi karena jumlahnya tak begitu banyak. Tapi lihat sekarang jumlahnya sangat banyak, masyarakat tak sanggup lagi mengambil satu per satu,'' imbuh Sumadi, petani lain.

Beberapa waktu lalu petani menggelar doa bersama meminta kepada Tuhan agar terhindarkan dari serangan hama yang sangat merugikan. Sejauh ini mereka mengantisipasi dengan menambah porsi bibit serta mengambil keong hanya di pagi hari.(D19-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA