logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Desember 2007 NASIONAL
Line

Jalur Wonogiri-Pacitan Putus

WONOGIRI-Banjir di Wonogiri juga mengakibatkan hubungan darat antarprovinsi dari Wonogiri (Jateng)-Pacitan (Jatim) putus, akibat dua jembatan di lintas jalan provinsi secara teknis membahayakan untuk dilalui mobil.

Dua jembatan itu adalah jembatan Gedong di wilayah perbatasan Kecamatan Ngadirojo-Nguntoronadi, di KM15 Wonogiri-Pacitan ini kondisinya miring dan bergeser dari pondasinya setelah dihantam arus banjir. Satu lagi, jembatan Karangturi di wilayah perbatasan Kecamatan Nguntoronadi-Baturetno, di KM 25 yang bangunan sayapnya rusak setelah diterjang banjir.

Semua mobil jurusan Wonogiri-Pacitan dialihkan melewati jalan lingkar Waduk Gajahmungkur di sisi barat, melewati Kecamatan Wuryantoro, Eromoko, Pracimantoro, Giritontro dan Giriwoyo.

Lokasi banjir terjadi di sepanjang aliran Kali Keduwang, Kali Wiroko dan Bengawan Solo. Meliputi sembilan wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Jatiroto, Sidoharjo, Ngadirojo, Jatipurno, Nguntoronadi, Tirtomoyo, Wonogiri Kota, Selogiri dan Giritontro. Banjir di Kecamatan Sidoharjo, Ngadirojo dan Nguntoronadi, telah menghanyutkan puluhan rumah penduduk berserta isi perabotannya. Di Kecamatan Selogiri, banjir telah merendam 71 rumah penduduk di Desa Gemantar, 54 rumah di Desa Jaten, 2 rumah di Nambangan dan 6 rumah di Desa Sendangijo.

Camat Selogiri Drs Bambang Haryanto mengatakan, wilayah dua dusun di Desa Sendangijo yakni Dusun Ngawen dan Gamping yang dihuni 124 KK, kini terisolasi oleh genangan banjir.

Kapolsek Nguntoronadi AKP Nugroho, mengatakan, banjir Kali Keduwang menghanyutkan sejumlah rumah penduduk di Desa Kadipiro, utamanya di Dusun Kedungbendo Wetan dan Kedungbendo Kulon.

Kepala Dusun (Kadus) Kedungbendo Wetan dan Kulon, Warjo dan Paimin, mengatakan, setidak-tidaknya ada 15 rumah penduduk yang hanyut beserta seluruh harta benda dan perabot rumah tangganya. Rumah itu milik Lardi, Sukimin, Ny Wagiyem, Yatimin, Saidi, Kadimin, Sadi, Mintoharjo, Sukidi, Somo, Sutrisno, Ny Sumarti, Kariyo, Paijo dan Siwir.

Data korban banjir di Kecamatan Ngadirojo, masih dalam inventarisasi Camat Maryanto SSos. Namun di Dusun Karang Desa Gedong Kecamatan Ngadirojo dikabarkan banyak rumah penduduk hanyut terbawa banjir Kali Keduwang.

Di Kecamatan Sidoharjo, 4 rumah hanyut dan 30 rumah terendam. Dari Kecamatan Girimarto jembatan Sanan dan Bubakan rusak, talud di Dusun Ngluwak Desa Giriwarno ambrol. Di Kecamatan Jatiroto, banjir telah menghanyutkan jembatan Pesido.

Dapat Santunan

Gubernur Ali Mufiz dan jajaran Pemprov Jateng kemarin langsung ke lokasi bencana di Karanganyar dan Grobogan. Secara khusus gubernur menekankan agar upaya pembukaan akses ke arah Tawangmangu dipercepat. Diperkirakan tumpukan material tanah dan batuan yang menutup jalan Tawangmangu-Karangpandan (di Srandon) baru bisa dipinggirkan selama 3-4 hari.

"Gubernur mengintruksikan besok (hari ini -Red) jalur itu sudah dapat dilalui. Segala upaya dilakukan pemprov, termasuk mendatangkan alat berat. Ada sedikit kendala, alat berat susah masuk ke lokasi karena banyaknya warga yang menonton sehingga memperlambat proses pengerukan meterial. Kami minta warga menjauhi lokasi, agar tak mengganggu" ujar Urip.

Untuk bencana Karangnyar saat ini telah dibuka tujuh dapur umum, dengan perbekalan logistik beras, mi instan dan kebutuhan lain dengan jumlah cukup. "Poliklinik Desa di kawasan bencana buka 24 jam. Di samping itu telah disiapkan 16 perahu karet di daerah yang rawan banjir," kata Plt Kepala BIKK Pemprov Jateng Urip Sihabudin.

Korban meninggal Pemprov memberikan santunan Rp 2,5 juta/orang. Bantuan telah diserahkan pihak pemprov kepada ahli waris warga Jumapolo dan korban lain yang telah teridentifikasi.

Ketua DPD PDI P Jateng Murdoko dan jajarannya juga memberikan bantuan kepada korban banjir di Grobongan, berupa 5 ton beras, 300 dus mi instan, dan 400 dus air mineral. (an,P27,H7,H37, H11, san,H46, G19-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA