| Kamis, 27 Desember 2007 | KEDU & DIY |
Cuaca Tak Menentu Sulitkan NelayanKULONPROGO - Nelayan pantai selatan Kulonprogo, dalam beberapa waktu terakhir, kesulitan mencari ikan karena cuaca tidak menentu. Bukan hanya itu, saat ini ikan juga sedikit. Mereka menduga, ada perubahan arus yang membuat ikan-ikan menjauh dari kawasan tersebut. ''Sekarang hasil tangkapan sedikit. Kami yang nekat melaut, tak bisa menentukan lagi musim banyak ikan atau tidak. Kalau dulu, saat-saat begini, hasil tangkapan bagus,'' ungkap Manto, nelayan Pantai Bugel. Sebelum Idul Adha lalu, menurut dia, hasil tangkapan cukup bagus. Setiap melaut, nelayan pasti mendapat hasil lumayan, sebagian besar bawal. Dia pernah memperoleh Rp 1 juta dari hasil tangkapan selama satu hari. Namun kini cuaca tidak menentu, hasil tangkapan juga sedikit. Ketika musim ikan, tak hanya nelayan setempat yang panen. Banyak nelayan dari kota lain, misalnya Cilacap, yang mencari ikan di sana. Hasilnya bagus karena mereka bisa membawa uang dalam jumlah banyak setiap habis melaut. Namun saat ini, Manto dan nelayan lain tidak bisa berharap banyak, memperoleh hasil tangkapan bagus. Dia menduga, ada perubahan arus yang membuat ikan menghilang. Hasil tangkapan sekarang hanya mencapai beberapa ratus ribu saja, bahkan kalau pas apes, pulang dengan sedikit tangkapan. ''Padahal biaya untuk sekali melaut Rp 100.000 - Rp 250.000. Kalau hasilnya impas, masih lumayan. Kadang tekor karena tangkapan sangat sedikit,'' keluhnya. (D19-72) |