logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 26 Desember 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Bom Tewaskan 33 Orang

TIKRIT - Dua serangan bom mobil menewaskan 33 orang di Irak, kemarin. Satu pengeboman di antaranya merenggut nyawa 23 warga sipil di sekitar Kota Baiji. Dua serangan bom itu diduga dilakukan oleh militan Al-Qaedah Irak.

Aparat menyatakan, pelaku menabrakkan mobil bermuatan bom ke sebuah truk tanki gas yang berhenti di pos pemeriksaan Baiji. Baiji adalah kota penyulingan minyak, sekitar 190 kilometer sebelah utara Bagdad. Hasil minyak Baiji didistribusikan untuk konsumen dalam negeri Irak.

Sekitar 85 orang menderita luka-luka dalam insiden pengeboman tersebut. Televisi pemerintah Al-Iraqiya melaporkan bahwa setelah serangan bom itu, Kepala Kepolisian Baiji Letnan Kolonel Saleh Al-Qaisi dipecat oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pengeboman kedua terjadi di Kota Baquba, beberapa saat setelah aksi bom di Baiji. Pelaku pengeboman di Baquba itu meledakkan diri di tengah kerumunan pelayat. Sedikitnya 10 orang tewas dalam serangan tersebut.

Militer dan petugas medis memberikan konfirmasi atas dua serangan bom itu. ''Kami menerima laporan awal mengenai pengeboman itu dan beberapa orang menjadi korban,'' kata seorang pejabat militer tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.(rtr-ben-26)

Kapal Karam, 14 Hilang

SEOUL - Angkatan Laut dan Penjaga Pantai Korea Selatan, kemarin, bekerja keras mencari 14 awak kapal yang karam di lepas pantai selatan Kota Yeosu itu. Penjaga Pantai menyatakan, kapal kargo Eastern Bright tenggelam setelah mengirim sinyal darurat kemarin sekitar pukul 04.20 waktu setempat (02.20 WIB).

Seorang pelaut asal Myanmar berhasil diselamatkan setelah petugas melakukan pencarian selama lima jam. Kantor berita Yonhap melaporkan, pelaut itu ditemukan dalam keadaan pingsan. Dia kemudian dirawat di rumah sakit.

Petugas mengatakan, 12 pelaut Korsel dan dua kru asal Myanmar lainnya belum ditemukan. ''Penjaga Pantai dan Angkatan Laut terus mencari belasan awak kapal yang hilang itu. Namun operasi pencarian terhambat oleh gelombang tinggi yang mencapai empat meter,'' kata juru bicara Penjaga Pantai.

Penjaga Pantai mengerahkan sembilan kapal patroli, sementara Angkatan Laut mengirim empat kapal dan satu pesawat. Eastern Bright bertolak dari pelabuhan Yeosu pada Senin malam menuju Taiwan. Kapal kargo itu mengangkut 2.000 ton asam nitrat. (afp-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA