logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 26 Desember 2007 BANYUMAS
Line

JALUR SELATAN

Harga Beras Masih Tinggi

TEMANGGUNG- Setelah naik secara bertahap mulai sekitar dua minggu lalu, harga beras di pasar tradisional di Kabupaten Temanggung hingga kini masih bertahan tinggi. Pedagang memerkirakan harga tersebut belum akan turun, bahkan justru bisa naik lebih tinggi lagi, jika cuaca yang senantiasa hujan dan mendung seperti saat ini belum berganti.

Di pasar Kliwon Temanggung, kemarin, harga beras jenis IR 64 yang banyak dikonsumsi warga tersebut masih bertahan pada kisaran Rp 5.200/kg. Padahal, sebelum merangkak naik secara bertahap itu, harganya rata-rata hanya Rp 4.500/kg. Sedangkan beras jenis sedani, harganya bertahan pada Rp 5.500/kg, setelah pada awal-awal kenaikannya Rp 4.900/kg.

Harga yang tetap tinggi juga terjadi pada beras jenis mentik wangi yang mencapai Rp 6.000/kg. Sebelum mengalami kenaikan, barang kebutuhan pokok yang dikenal dengan nama beras delanggu tersebut harganya hanya Rp 5.500/kg . (H24-64)

Pemasangan Lampu Hemat Energi

MAGELANG - Pemasangan lampu hemat energi di jalan-jalan protokol kota Magelang hingga masuk ke kampung sudah mencapai 90 persen. ''Saat tahun baru 2008, wajah kota pada malam hari sudah berbeda dengan sebelumnya,'' kata Kasi Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU), Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH), Kusdi SSos, kemarin.

Dia menjelaskan, tiang lampu yang belum dipasang tinggal di sepanjang Jalan Tidar dan Jalan Cempaka. ''Senin (24/12) sudah dikerjakan, tinggal dilakukan uji coba,'' ujarnya.

Seperti diberitakan (SM, 17/12), Pemkot Magelang menggelontorkan dana Rp 12,9 miliar untuk mengganti penerangan jalan umum.

Yang diganti tidak hanya lampu di jalan-jalan protokol, tetapi juga lampu di kampung-kampung. Penerangan jalan yang baru menggunakan lampu hemat energi. Jika sebelumnya jalan protokol membutuhkan dua lampu, masing-masing berkekuatan 250 watt, sekarang cukup satu lampu berkekuatan 400 watt.(P60-24)

Perayaan Natal Aman dan Lancar

MAGELANG-Perayaan Natal di Kota Magelang berlangsung aman dan lancar. Semua gereja sejak Senin sore (24/12) hingga tengah malam dilanjutkan Selasa (25/12), dipenuhi umat yang merayakan kelahiran Yesus. Pengamanan ketat dilakukan jajaran Polresta Magelang, yang melakukan penyisiran dengan menggunakan metal detector sebelum kegiatan ibadah dimulai. Juga di semua gereja ditempatkan polisi untuk mengamankan jalannya perayaan Natal.

Gereja St Ignatius yang merupakan gereja terbesar di Kota Magelang, misa Natal diselenggarakan Senin sore mulai pukul pukul 16.30, dipimpin Romo Tri Margono Pr.

Dilanjutkan pukul 21.00 dipimpin Romo Crh Sugiono Pr. Pada Rabu pukul 06.00 dan pukul 08.00 juga diselenggarakan misa dipimpin Romo A Wahadi Pr. (P60-64)

965 SD dan MI Rusak Diperbaiki

PURBALINGGA-Sebanyak 825 SD dan 140 MI yang rusak berat telah diperbaiki. Perbaikan fisik atas 965 bangunan itu diharapkan selesai tahun 2008. Selain itu, dikerjakan perbaikan terhadap 81 SMP/MTs yang rusak berat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suyitno, mengatakan jumlah sekolah yang rusak berat itu merupakan data tahun 2005. Data itu kemudian diusulkan ke pusat untuk mendapatkan dana perbaikan. Sekolah diperbaiki setelah dana turun tahun 2006.

"Saat ini perbaikannya sudah 60% lebih. Anggaran untuk renovasi 50% dari pemerintah pusat, 30% dari provinsi, dan 20% dari pemkab. Persentase alokasi anggaran itu merupakan realisasi MoU antara pusat, provinsi, dan kabupaten," tambahnya, Senin lalu.

Menurut dia, sekolah yang kini dalam perbaikan bukan yang rusak pada tahun 2006 dan 2007.

Atas sekolah yang rusak susulan, pemkab hanya bisa melakukan perbaikan ringan, bukan renovasi total. Anggarannya diambilkan dari pos bencana alam.

"Itu saja ada yang langsung bisa ditangani, tetapi ada pula yang harus menunggu. Sebab, pencairan dana APBD tidak seperti kita minta uang kepada orang tua. Ada uang langsung diberi. APBD ada mekanismenya sendiri. Antara lain melalui persetujuan DPRD," tuturnya.(F10-27)

Polres Kerahkan 916 Personel

CILACAP - Sebanyak 916 personel dikerahkan Polres Cilacap untuk mengamankan Hari Natal 2007. Pasukan itu, terdiri atas 750 personel anggota Polres Cilacap dan sisanya dari berbagai kesatuan dan instansi.

"Termasuk personel non-polisi adalah TNI, Linmas, Dishub dan beberapa instansi lainnya," kata Kapolres Cilacap, AKBP W Wirawijaya, kepada Suara Merdeka Selasa (25/12).

Kapolres mengatakan, ke-916 personel pengamanan tersebut dalam Natal ini dikerahkan untuk mengamankan 132 gereja, meliputi gereja besar dan kecil.

"Kita tidak membedakan gereja besar atau kecil. Semua gereja yang ada kita jaga," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, selain mengamankan gereja, sebagian personel juga dikerahkan untuk mengamankan objek-objek vital, seperti pasar, toserba dan pusat keramaian.

Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi bila terdapat ancaman teror bom oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Polres membuka tiga pos PAM utama. Pos-pos tersebut berada di gereja Stephanus Jl A Yani Cilacap, Gereja Jawa di Jl Dr Wahidin dan satu Pos berada di Teluk Penyu. (G21-75)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA