| Senin, 24 Desember 2007 | RAGAM |
Yang Putih Sembuhkan Bronkhitis dan BatukSELAIN cempaka berbunga kuning, ada juga tanaman cempaka yang berbunga putih, atau sering disebut cempaka putih. Pohonnya lebih tinggi (bisa mencapai 30 meter), dengan batang berkayu, dan berdaun tunggal. Sama seperti cempaka kuning, bunga cempaka putih juga harum. Tetapi jenis itu tak pernah berbuah, meski diperbanyak secara vegetatif. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah bunga, daun, dan akar, yang semuanya mempunyai sifat khas, yaitu manis, pedas, menghangatkan, serta berkhasiat sebagai ekspektoran dan diuretik. Kandungan kimianya terdiri atas alkaloid mikelarbina dan liriodenina. Bunga cempaka putih digunakan untuk mengobati bronkhitis, batuk, demam, keputihan, dan radang prostata. Daunnya juga bisa menanggulangi bronkhitis, di samping infeksi saluran kemih, dan kencing sedikit. Sementara akarnya, selain untuk mengatasi infeksi saluran kemih, juga manjur untuk obat luar seperti radang kulit bernanah dan bisul. 14 Hari Untuk mengobati bronkhitis dan batuk, ramuannya terdiri atas enam helai bunga cempaka putih dan 110 ml air. Ramuan dibuat infus, diminum dua kali sehari (pagi dan sore), masing-masing sebanyak 100 ml. Bila perlu ditambah madu. Pengobatan dilakukan selama 14 hari. Bagi penderita demam, ambillah serbuk kulit kayu cempaka putih sebanyak dua sendok teh dan 110 ml air. Ramuan diseduh dan diminum dua kali sehari (pagi dan sore), masing-masing sebanyak 100 ml. Pengobatan dilakukan sampai penyakit sembuh. Untuk mengobati keputihan, ramuannya terdiri atas lima gram bunga cempaka putih, lima gram daun beluntas, lima gram herba tapak liman, enam gram rimpang kunyit, dan 110 ml air. Ramuan itu dibuat infus, diminum dua kali sehari (pagi dan sore), masing-masing sebanyak 100 ml. Pengobatan rutin selama 14 hari biasanya mampu menyingkirkan penyakit keputihan. (Gupita Dara-32) |