logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 24 Desember 2007 PANTURA
Line

Kendaraan Masuk Jateng Meningkat 10 Persen

  • Disiagakan 101 Personel Lantas

BREBES- Menjelang Natal dan Tahun Baru, jumlah kendaraan dari arah Jakarta dan Jabar yang memasuki Jateng melalui pos Cisanggarung, Kecamatan Losari, Brebes, meningkat hingga 10 persen.

Hal itu terjadi karena banyak warga ibu kota yang memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung.Pantauan Suara Merdeka di lapangan, arus kendaraan cenderung didominasi mobil pribadi. Peningkatan itu membuat sejumlah titik di jalur pantura terlihat padat. Bahkan, sempat terjadi antrean seperti mulai jembatan Sungai Pemali hingga kompleks pedagang kaki lima (Jalan A Yani).

"Dari pantauan kami di Pos Polisi Cisanggarung Losari, jumlah kendaraan yang masuk Jateng menjelang Natal dan Tahun Baru ini naik sekitar 10 persen," tandas Kapolres Brebes AKBP Drs Firli MSi melalui Kasat Lantas AKP Arief Bahtiar SIK, kemarin.Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan itu sudah mulai dirasakan sehari sebelum Idul Adha. Meski demikian, peningkatan yang terjadi tidak sebesar saat arus mudik dan balik Idul Fitri.

"Pada kondisi normal, rata-rata jumlah kendaraan yang masuk Jateng 100 unit/ dua jam. Namun, saat ini bertambah 110 unit/ dua jam," terangnya.

Peningkatan itu, lanjut Arief, cenderung terjadi pada jenis kendaraan pribadi dan barang. Hal itu karena terkait cuti bersama, sehingga banyak masyarakat memanfaatkan untuk berlibur di kampung. Sedangkan naiknya jumlah kendaraan barang, terkait pasokan bahan kebutuhan pokok selama natal dan tahun baru.

"Kepadatan arus lalu lintas setiap harinya mulai terjadi pada pukul 10.00 hingga 15.00. Setelah itu, arus kembali normal," sambungnya.Dia mengungkapkan, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalur pantura, jajarannya telah menyiagakan sebanyak 101 personel lalu lintas (lantas). Selain mengatur arus kendaraan, mereka juga sebagai pendukung pengamanan.

"Petugas kami siagakan di sejumlah titik yang dinilai rawan macet dan kecelakaan. Yakni, di sepanjang jalur antara Losari-Wanasari," katanya.

Distel

Sementara itu guna mengatasi kepadatan arus, Dinas Perhubungan Brebes sejak pekan lalu menyetel traffic light di perempatan alun-alun menjadi kedip (flash).

Hal ini dilakukan, karena di perempatan itu kerap memunculkan antrean panjang, akibat kendaraan berhenti di lampu merah. "Lampu flash kami hidupkan supaya kendaraan tidak ngantre," kata Ymt Kepala Dinas Perhubungan H Sutriyono SH MM melalui Kasubdin Perhubungan Darat H Achmad Satibi BAE SH.

Herman (40) warga Jakarta, kemarin mengakui terpaksa istirahat di Kota Tegal, karena kelelahan. Selama perjalanan dari ibukota jalanan diguyur hujan. Lagi pula dia juga menjumpai jalan sudah mulai rusak. "Daripada celaka lebih baik berhenti istirahat," ujarnya. Lelaki dua anak itu akan menuju Surabaya. (H38,wh-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA