| Senin, 24 Desember 2007 | SEMARANG |
Polres Perketat Keamanan Jelang Natal dan Tahun BaruSALATIGA- Menghindari ancaman bom dan terorisme, Polres Salatiga mengerahkan 2/3 kekuatan personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru dengan menggelar Operasi Lilin Candi 2007. Sedikitnya enam personel akan ditempatkan di setiap gereja untuk memperketat keamanan dalam menghadapi ancaman tersebut, mengingat Kota Salatiga merupakan kota multietnik. Untuk menjaga kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres juga menggandeng Kodim 0714, Korem 073/Makutarama, dan Bataliyon Infantri (Yonif) 411/Pandawa Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Drs Ahmad Haydar MM melalui Kasatlantas AKP Zamroni, Sabtu (22/12) mengatakan, untuk pengamanan di tingkat kelurahan, Polres meminta bantuan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) dan Babin Kamtibmas. ''Kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru dimulai dengan gelar pasukan, pertengahan pekan lalu. Kami juga menempatkan sedikitnya enam personel di setiap gereja besar untuk menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Natal,'' katanya. Demi keamanan, setiap warga yang akan masuk gereja akan digeledah, terutama yang menggunakan tas. Penggeledahan dilakukan untuk mengantisipasi adanya teror bom dan sejenisnya di lingkungan gereja. Salatiga termasuk salah satu kota yang menjadi target terorisme. Hal itu terbukti, dengan adanya ancaman bom di Kompleks Kampus UKSW beberapa waktu lalu. Peristiwa itu menjadi catatan tersendiri bagi Polres dalam mengantisipasi setiap momentum hari raya keagamaan. (J12-37) |