| Senin, 24 Desember 2007 | SEMARANG |
Galian Tower di Bakung Mengeluarkan GasDEMAK- Galian di tanah yang diperkirakan untuk tower di Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Demak, mengeluarkan gas berbau khas. Gas tersebut menyala ketika dilempar api dari korek. Api yang menyala setinggi 30 sentimeter itu mudah dipadamkan dengan cara ditutup lumpur. Keluarnya gas tersebut menjadi tontonan warga sekitar. Akan tetapi, setelah melihat gas yang mengeluarkan bau tak sedap, sebagian warga mengkhawatirkan kemungkinan munculnya lumpur seperti kasus Llapindo. Mereka pun meminta agar galian itu segera ditutup dengan cor beton. Salah seorang warga, Sunardi menuturkan, sejumlah pekerja mulai menggali tanah di belakang SD Bakung, Jumat (21/12) sore. Pada mula penggalian tidak terlihat tanda aneh. Hanya keluar lumpur. Namun, pagi harinya ada bau seperti gas yang berasal dari lubang galian. Para pekerja kemudian menghentikan aktivitasnya. Warga yang mendengar berita itu pun berdatangan. Ketika dilempar korek api, ternyata menyala. Beberapa anak justru bermain dengan berulang-ulang melempar korek ke asal gas. Begitu api menyala, mereka memadamkan dengan lumpur. Warga yang khawatir nyala api menjadi besar, langsung menutup lubang galian dengan lumpur. Warga lainnya, Suradi meminta ada petugas dari Pemkab Demak yang meneliti gas tersebut. Dia khawatir ada dampak yang kurang baik dari peristiwa tersebut, seperti gas beracun. (H1-37) |