logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 24 Desember 2007 SEMARANG
Line

Direktur Bawa Tujuh Peluru

SEMARANG- Seorang direktur perusahaan di Semarang kedapatan menyimpan tujuh peluru karet di dalam mobilnya, ketika diperiksa petugas operasi Lilin Candi 2007 oleh jajaran Polresta Semarang Selatan, Sabtu (22/12) malam di depan Java Mall.

Pemilik peluru adalah Edi yang mengaku direktur PT Edi yang beralamat di Jl Semarang Indah Blok D-4 RT 3 RW 8.

Pria tersebut menyimpan tujuh peluru karet di mobil Honda CRV warna silver miliknya. Namun petugas tidak menemukan senjata api di mobil tersebut.

Edi mengaku telah menitipkan pistolnya ke Polda. Dia juga menunjukkan kartu kepemilikan senjata api, dan tanda bukti penitipan senjata api dengan nomor No.Pol: SIPSPK/ 01/IV/ 2007.

Namun baik kartu masa penitipan maupun kepemilikan senjata api telah habis masa berlakunya. Dari kartu tersebut, masa penitipan senjata api telah habis pada Juni 2007, sedangkan kepemilikan senjata api habis masanya pada April 2007 lalu. Oleh petugas, Edi kemudian dibawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan peluru itu.

Operasi dipimpin Kapolresta AKBP Drs Imran Yunus MH dimulai sekitar pukul 22.00-00.00. Wakapolres Kompol Djoko Sutjipto, Kabag Ops Kompol Sudiya, Kasat Reskrim AKP Khundori SH, Kapolsekta Gajahmungkur AKP Bejo Sutaryono SH, dan beberapa perwira lainnya turut terjun dalam operasi itu.

Imran menyatakan, operasi digelar dalam rangka menciptakan keamanan menjelang Natal.

"Operasi ini untuk mengantisipasi tindak terorisme dan juga kepemilikan senjata api ilegal," tuturnya di sela-sela kegiatan.

Selain mengamankan tujuh butir peluru, diamankan pula satu unit motor yang tidak dilengkapi surat-surat.

Petugas juga menahan enam SIM dan sembilan STNK pengemudi yang melanggar lalu lintas. (H23,H40-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA