| Senin, 24 Desember 2007 | INTERNASIONAL |
LINTAS JAGATPermukiman Baru JerusalemJERUSALEM - Kementerian Pekerjaan Umum Israel Minggu kemarin menyatakan berencana membangun 740 rumah baru di wilayah pendudukan di dekat Jerusalem tahun depan. Rencana itu dinilai bakal mengganjal perundingan perdamaian dengan Palestina yang baru saja diluncurkan lagi di Annapolis. Isu mengenai pembangunan permukiman Israel di Jerusalem menjadi hambatan perundingan damai antara kedua pihak pada konferensi itu. Pejabat di kementerian mengatakan, 740 rumah baru itu sudah dicantumkan dalam anggaran 2008. Rencana anggaran itu harus disetujui terlebih dahulu oleh parlemen. Rencana anggaran pembangunan itu meliputi 25 juta dolar AS untuk 500 rumah di Homa dan 240 rumah di permukiman Maale Adumim, dekat Jerusalem. Anggaran yang diajukan kementerian tahun lalu diperuntukkan untuk membangun sekitar 1.000 rumah di dua permukiman tersebut. Palestina menyatakan rencana pembangunan itu bakal menghambat rencana perundingan Senin ini dan menuntut Israel segera menghentikan seluruh aktivitas pembangunan.(rtr-gn-25) |