| Senin, 24 Desember 2007 | EKONOMI |
Yamaha Tembus Penjualan 10 Juta UnitJAKARTA-Permintaan sepeda motor diperkirakan terus tumbuh dan tahun 2008 mencapai angka 6 juta unit. ''Tahun depan permintaan pasti lebih bagus,'' kata Dyonisius Beti, Wakil Direktur Utama PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), agen tunggal pemegang merek Yamaha, kemarin. Dia mengatakan, tahun 2007 membaik dibandingkan 2006. Permintaan Yamaha kian besar, sehingga menduduki posisi utama market share dan mengalahkan kompetitor lain. Puncak tertinggi penjualan, setelah 33 tahun hadir di Indonesia, pada 2007. ''Ini berkat kerja keras semua pihak yang didukung media. Kami juga tidak berhenti berinovasi, termasuk dalam promosi.'' Akhir tahun ini, kata Dyon, Yamaha akan mencapai produksi ke 10 juta unit yang berarti lebih cepat setahun dari target. Dia juga optimistis pasar sepeda motor setelah mengalami penurunan pada 2006 dibandingkan 2005, akan tumbuh kembali sekitar 15-20 persen per tahun. Pertumbuhan Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes, sependapat penjualan sepeda motor tahun ini masih lebih baik. Maksudnya penjualan yang berkualitas dan tidak meninggalkan beban kredit macet bagi perusahaan pembiayaan. Tingkat pertumbuhan penjualan, kata dia, berimbas pada pasar Honda tahun ini. Dari target 2,2-2,4 juta unit yang dicanangkan sebelumnya, Honda memperkirakan penjualan hingga akhir tahun sekitar 2,15 juta unit. Berdasarkan data itu, Honda setiap bulan hanya mampu menjual sekitar 220.000 unit. ''Kami optimistis bisa mencapainya, karena kapasitas terpasang saat ini sebesar 243-250 ribu unit per bulan,'' katanya. Sementara itu, Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan kenaikan penjualan motor tahun ini tak setinggi tahun lalu. Penyebabnya, tingginya inflasi dan suku bunga bank. ''Kami memprediksi penjualan tahun ini tetap tumbuh, tapi hanya sekitar tiga persen menjadi 4,6 juta unit dibandingkan tahun lalu sebanyak 4,47 juta unit,'' kata Wakil Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata Lebih lanjut Dyonisius Beti menambahkan YMKI tetap berkomitmen melahirkan juara balap tingkat dunia dari Indonesia. Saat ini masih terus mengelus pembalap muda Doni Tata Pradita dalam berbagai even internasional. YMKI menargetkan pembalap asal Yogya itu bisa diperhitungkan di ajang WorldGP. ''Situasi ekonomi, sosial, dan politik di Indonesia menunjukkan tren membaik. Situasi politik stabil, ekonomi dalam jangka pendek akan lebih baik dibandingkan 2007 dan kondisi sosial juga tidak ada masalah,'' kata Dyon. (wa-33) |