logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 24 Desember 2007 BUDAYA
Line

Kompas Kebenaran Penuntun Jalan

APA yang paling dibutuhkan manusia untuk mengambil langkah yang kebenaran? Kepercayaan diri yang bersandar pada kompas kebenaran. Begitulah film drama petualangan fantasi The Golden Compass yang beranjak dari novel Northern Lights karya Philip Pullman menarasikan cerita.

Bagian dari trilogi His Dark Materials itu, sebagaimana galibnya novel petualangan, menyajikan berbagai sifat dasar manusia beserta sisi baik dan buruk. Ketika dibesut sutradara sekaligus penulis skenario Chris Weitz, film berbiaya 180 juta dolar itu menampilkan bahasa gambar luar biasa.

Dengan harapan bisa membuntuti kesuksesan film The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring, film ini justru menuai kritik dari agamawan di AS. sebab, mereka menilai film ini mengusung semangat antikatolik dengan mengemukakan semangat ateisme.

Apakah kandungan cerita film yang dibintangi Nicole Kidman, Daniel Craig (pemeran James Bond 007 terkini), Ian McKellen, dan Eva Green itu benar-benar memojokkan kepercayaan Katolik? Butuh kajian lebih mendalam serta kejernihan pikiran dan hati untuk mamandang permasalahan, seperti pesan tersurat dalam film yang menyuarakan banyak pesan kebajikan itu.

Sebagai produk seni, film dengan bahasa gambar apik dan memanjakan mata itu diunggulkan meraih best cinematography pada Satellite Award 2007. Juga diunggulkan memperoleh best motion picture, animated/mixed media, best original song, best sound (mixing & editing), serta best visual effects. Tak ayal, film yang dirilis di AS 7 Desember lalu itu hadir sebagai paket hiburan menawan.

Kisah film ini memusat pada perjalanan hidup bocah kecil nan cantik, Lyra (Dakota Blue Richards). Sejak kawan sepermainannya diculik, Lyra yang hidup di dunia paralel -- dengan setiap orang didampingi Daemon berwujud binatang yang merepresentasikan sifat lahir sang empunya -- harus melewati berbagai petualangan menegangkan.

Berbekal alat penuntun kebenaran, Alethiometer atau Kompas Emas, dia memulai petualangan ke Kutub Utara. Di Kutub Utara, silang sengkarut permasalahan dunia paralel Lyra bertubrukan dengan kepentingan penguasa Magisterium, Marisa Coulter (Nicole Kidman). Marisa berniat menculik semua anak kecil dan memisahkan mereka dari Daemon masing-masing.

Terjadi pertarungan terbuka antara Magisterium dan Lyra plus para ilmuwan, seperti Lord Asriel (Daniel Craig), Serafina Pekkala (Eva Green), dan beruang raksasa kutub Iorek Byrnison (Ian McKellen).

Itulah menu utama The Golden Comppas. Ending bisa ditebak. Namun, pembuat cerita versi perdana berupa film ini menunda ke sekuel berikutnya. (Benny Benke-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA