logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 19 Desember 2007 PANTURA
Line

170 Guru Belum Terima Sertifikat Nasional

TEGAL - Sebanyak 170 guru Kota Tegal dari Taman Kanak-kanak sampai SMA ternyata hingga kini belum menerima sertifikat nasional. Meski mereka umumnya sudah memenuhi perintah membuka rekening untuk penerimaan kiriman tunjangan, namun mereka berharap segera bisa melihat dan memegang sertifikat itu secara fisik.

Beberapa guru kemarin membenarkan hal itu. ''Katanya sertifikat akan segera dibagikan, namun entah kapan,'' ujar Drs Syahlan Rosyidi, kemarin. Menurut keterangan, guru di Jateng yang telah dinyatakan lulus ujian sertifikasi nasional umumnya sudah menerima lembar sertifikat.

Sebab sertifikat dibagikan secara bersama pada 5 Desember 2007 lalu. Saat itu guru yang datang memenuhi undangan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) dikoordinasikan secara bersama dengan menumpang tiga bus. Guru SD menumpang dua bus, rombongan guru campuran dari SMP, SMA/MA, dan SMK menumpang satu bus.

''Ke Unnes kami dikenai urunan Rp 65.000/orang untuk sewa bus,'' ujar mereka. Di Unnes guru asal Kota Tegal dinilai paling necis pakaiannya, karena memakai dasi kupu segala. Sedangkan guru dari daerah lain datang mengenakan pakaian sehari-hari. Namun di sana, ternyata mereka gagal mendapatkan sertifikat yang diserahkan secara langsung oleh pihak Unnes.

Kurang Data

Kepala Dinas Pendidikan Suranto SPd kemarin mengakui, para guru itu belum menerima sertifikat. Mereka gagal menerima sertifikat saat diundang di Unnes, karena terlambat mengirim foto dan data-data. Khawatir akan ada kekeliruan data, Unnes kemudian menangguhkan penyerahan. ''Pengiriman foto dan data terlambat, karena pihak yang mengurusi menunggu hal itu kumpul semua, setelah terkumpul baru dikirim,'' ujarnya.

Meski belum menerima sertifikat, Suranto memastikan tak akan ada pengaruh apa-apa dalam penerimaan tunjangan. Sebab nomor rekening setiap guru sudah dikirim ke Jakarta. Kalau memang sertifikat itu sudah dikirim ke Kota Tegal, Suranto minta supaya segera dibagikan, tanpa harus dilaksanakan melalui upacara segala. (aj-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA