| Rabu, 19 Desember 2007 | OLAHRAGA |
Duo Kroasia Jadi Tulang PunggungMALAM ini publik sepak bola Indonesia bisa menyaksikan timnas menghadapi salah satu tim populer Jerman, Borussia Dortmund. Klub itu pernah menjadi juara Liga Champions. Gelar tersebut didapat satu dasawarsa silam dengan mengalahkan Juventus 3-1. Mereka juga ditahbiskan sebagai juara dunia 1997, setelah dalam Piala Toyota menundukkan tim Brasil, Cruzeiro, 2-0. Namun, saat ini Dorrmund terseok-seok dalam kompetisi Bundesliga. Mereka berada di urutan kesembilan klasemen sementara, dari 18 kesebelasan Divisi Utama. Sekalipun demikian, tim itu punya striker produktif, Mladen Petric. Dalam kompetisi liga musim ini, pemain asal Kroasia tersebut telah mengemas delapan gol. Dia hanya ketinggalan satu gol, dari tiga pemain yang untuk sementara memimpin daftar top scorer. Pencetak gol terbanyak sementara adalah Rafael van Der Vaart (Hamburg SV), Miroslav Klose dan Luca Toni (Bayern Munich). Lawan Inggris Dari delapan gol yang dibuat Petric, belum ada satu pun yang dicetak dari titik putih. Itu berbeda dari perolehan Van Der Vaart. Dua dari sembilan golnya merupakan kontribusi tendangan penalti. Petric ada dalam daftar 18 pemain yang dibawa ke Indonesia. Pemain bernomor punggung 10 itu kemungkinan oleh pelatih Thomas Doll diduetkan dengan Nelson Valdez yang asal Paraguay. Kroasia, negeri yang menyingkirkan Inggris dalam babak kualifikasi Euro 2008, tak hanya "mengirimkan" Petric di kesebelasan tersebut. Di lini belakang, ada Robert Kovac, yang juga dimainkan timnas Kroasia saat menghadapi Inggris di Stadion New Wembley. Dalam partai yang berakhir dengan kemenangan dramatis Kroasia 3-2, Petric mengukir gol kemenangan. Bisa menyaksikan dua pilar negeri pecahan Yugoslavia itu di Stadion Gelora Bung Karno tentu merupakan kesempatan langka.(tok-22) |