| Rabu, 19 Desember 2007 | SEMARANG |
21 Proyek Pembangunan Belum Direalisasikan
KENDAL- Sebanyak 21 kegiatan pembangunan di wilayah Kendal, dipastikan tidak bisa diselesaikan pada akhir tahun 2007. Sebagian besar proyek tersebut didanai APBD II 2007 Perubahan Kepala Dinas DPU Pemkab Kendal Ir H Supriyono MM mengemukakan, proyek-proyek tersebut belum bisa dilaksanakan pada anggaran 2007, serta akan dilakukan dokumen pelaksanaan anggaran lanjutan (DPAL) pada 2008. ''Proyek-proyek tersebut, bahkan belum dapat dimulai. Karena waktu pelaksanaan pekerjaan sangat mepet,'' ungkap Supriyono di sela-sela acara pelantikan panitia Porkab Kendal tingkat kecamatan di aula DPU, kemarin. Sebab, lanjut dia, APBD 2007 Perubahan baru disahkan pada 8 Oktober, sehingga waktu yang tersedia untuk melaksanakan pekerjaan hingga akhir tahun, hanya menyisakan waktu kurang dari tiga bulan. ''Meski demikian, pelaksana pembangunan yang diseleksi melalui proses lelang, sudah ada. Untuk melakukan proses lelang ini setidaknya sudah membutuhkan waktu 45 hari kerja.'' Lelang dilakukan setelah APBD Perubahan digedok. ''Tiga bulan waktu yang tersedia tersebut, masih harus dikurangi cuti bersama Idul Fitri.'' Satu Direalisasikan Dia menjelaskan, melalui APBD Perubahan dialokasikan sebesar Rp 3.158.750.000, untuk 22 kegiatan pembangunan. Dua di antaranya merupakan kegiatan pembangunan lanjutan, yang semula didanai penetapan APBD II 2007. ''Dari 22 proyek itu, hanya satu yang dapat diselesaikan. Yakni, pembangunan lanjutan Gedung Bawasda. Sisanya, atau 21 kegiatan lain belum bisa direalisasikan. Diperkirakan baru dapat dimulai pada Maret 2008, setelah penetapan APBD II.'' Lebih lanjut dia mengemukakan, kegiatan pembangunan yang belum dilaksanakan itu akan dimulai pada tahun depan, dengan mengacu pada mekanisme anggaran. Proyek yang antara lain berupa pembangunan pengaspalan jalan, senderan, dan pembangunan jembatan tersebut nantinya merupakan kegiatan lanjutan pada 2008. Supriyono mengungkapkan, kegiatan pembangunan melalui APBD II penetapan 2006 yang belum direalisasikan adalah jembatan di Dukuh Timbang, Desa Ngasinan, Weleri. Pada tahun anggaran 2007, proyek itu belum juga dilanjutkan karena masih mencari rekanan. ''Saat ini pelaksana proyek pembangunan jembatan sudah ada. Kegiatan akan dilanjutkan pada pertengahan tahun depan.'' (G15-16) |