logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 19 Desember 2007 SEMARANG
Line

Datang ke Polda, Diserahkan Kejaksaan

  • Mantan Ketua STIKES Ngudi Waluyo

SEMARANG - Setelah cukup lama menunggu, mantan Ketua sekolah tinggi ilmu kesehatan (STIKES) Ngudi Waluyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Waridah Nasution SKM MKes (61), akhirnya memenuhi panggilan Polda Jateng, Selasa (18/12).

Dia datang didampingi pengacara Hamdani SH. Kedatangan tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah milik tiga dosen sekolah tinggi itu, langsung diterima penyidik di Unit III Sat I Opsnal Ditreskrim. Menurut Kepala Unit (Kanit) III Kompol Arief Satrio, beberapa saat setelah sampai di ruangannya, lima anak buahnya kemudian membawa tersangka ke Kejati Jateng di Jl Pahlawan.

''Sekitar pukul 09.00 kita langsung bawa tersangka ke Kejati. Tersangka dikawal lima anak buah saya dipimpin Aiptu Suryanto,'' terang dia. Dia menginformasikan setelah dari Kejati, tersangka kemudian diserahkan ke Kejari Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Direskrim Polda Jateng Kombes Masjhudi mengungkapkan, sebenarnya tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah tiga dosen perguruan tinggi swasta (PTS) itu dipanggil Kamis (13/12). Namun beralasan sakit akhirnya, pihaknya melayangkan pemanggilan berikutnya pada Selasa (18/12).

Mendirikan PTS Baru

Sebelumnya, Direskrim mengungkapkan, pihaknya memeriksa tersangka untuk menindaklanjuti laporan dugaan pemalsuan ijazah ketiga dosen perguruan tinggi bidang kesehatan itu. Diduga pemalsuan tersebut dilakukan untuk memenuhi syarat mendirikan PTS baru di daerah lain. Hasil pengembangan penyidikan di Unit III Sat I Opsnal, dugaan itu seperti cukup kuat.

Apalagi setelah penyidik juga meminta keterangan tiga dosen yang ijazahnya dipalsu tersangka. Ketiga dosen yang menjadi korban adalah Rini Susanti (D4 Kebidanan), Eko Mardiyaningsih (S1 Keperawatan) dan Ana Pujiastuti (S1 Keperawatan). Tersangka pernah menjabat pimpinan PTS di Ungaran itu pada periode 2000-2006.

Soal pendirian PTS baru, dikuatkan dengan pendirian Akbid Anugerah Abadi dan Akbid Kesatria Raya di NTB. Juga dugaan pendirian Akbid di daerah lain yang sudah diselidiki penyidik.Kasus itu dilaporkan ke polisi pada Juli 2007. Dampaknya, dua bulan kemudian posisi Waridah Nasution sebagai Ketua STIKES Ngudi Waluyo diganti H Asaat Pitoyo SKP MKes.

H Asaat Pitoyo mengakui adanya dugaan pemalsuan ijazah milik tiga dosen PTS yang dipimpinnya. Pihaknya telah menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada penyidik di Polda Jateng. ''Kalau sekarang sudah P21 atau berkasnya sudah lengkap dan tersangka diserahkan ke Kejaksaan ya kita pantau saja tindak lanjut dari penanganan kasus ini,'' terang Asaat. (D12,H21-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA