logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 19 Desember 2007 SEMARANG
Line

"Saya Gembira Terima Uang dari Hamas"

SEMARANG- Sriyono, Ketua DPRD Kota Semarang, mengaku gembira saat dia menerima uang asuransi jiwa dari mantan Wakil Ketua DPRD Kota Hamas Ghanny. "Apalagi waktu itu saya ada utang sama Pak Hamas," katanya.

Uang itu diterima utuh oleh Sriyono saat dirinya duduk sebagai Ketua Komisi D DPRD Kota 1999-2004. Kapan tepatnya ia mengaku lupa, berapa jumlah pastinya, dia pun sudah tidak ingat. Yang jelas, nilainya di atas Rp 30 juta.

"Saya terima di Kantor DPRD, di ruang Hamas. Sebagian saya gunakan untuk bayar utang, saya pakai sendiri, dan buat teman-teman," ujar Sriyono saat jadi saksi dugaan korupsi asuransi jiwa fiktif APBD 2003, di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (18/12).

Dalam sidang yang menghadirkan terdakwa tiga mantan pimpinan Dewan, Ismoyo Soebroto, Hamas Ghanny, dan Humam Mukti Azis, saksi mengatakan, saat menerima uang ia beranggapan itu haknya.

"Saya dikasih tahu Hamas dan teman-teman ambil uang di Hamas. Sempat tanya ini uang apa, dijawab ini uang asuransi, itu saja. Uang itu prosesnya bagaimana, saya tidak tahu. Tidak semua anggota Dewan tahu. Saya percaya sama pimpinan," ucap dia menjawab hakim ketua YD Gunadi.

Kalau saja tahu proses pengadaan asuransi itu tidak benar dan bermasalah hukum, pasti dia tak akan menerima. Hakim anggota Adi Hermono bertanya, kenapa saksi tidak mengembalikan uang setelah sekarang tahu asuransi itu bermasalah. Sriyono berujar, sejauh ini tak ada yang memerintahkan mengembalikan. (H30-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA